alexametrics

Lulusan SMA Tak Pengaruhi Kinerja

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG –  Sebanyak 50 wakil rakyat telah dilantik untuk menghuni gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang periode 2019-2024.  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Semarang mencatat ada 28 anggota DPRD Kota Semarang merupakan lulusan Strata 1, 13 orang lulusan SMA, sisanya Diploma dan Strata 2.

Ketua Sementara DPRD Kota Semarang Kadarlusman mengatakan, meski ada sekitar 30 persen anggota DPRD hanya lulusan SMA, tapi tidak akan berpengaruh dengan kinerja dan tetap akan berjalan maksimal. “Kinerja wakil rakyat ini tidak berpatok pada pendidikan formal saja. Namun bagaimana mereka membawa amanat dan memiliki peran di tengah masyarakat,” katanya kemarin.

Politisi PDIP yang akrab disapa Pilus ini menuturkan, 30 anggota dewan yang terpilih pada tahun ini adalah orang lama atau petahana yang telah memiliki pengalaman dalam menjalankan tugas. “Untuk Smart Parlement harus menyesuaikan, saat ini sudah era teknologi digital, jadi siapa saja bisa menguasai tanpa melihat pendidikan formal. Selain itu juga pengalaman dan kinerjanya,” tuturnya.

Baca juga:  Awal Tahun Permintaan Elektronik Tinggi Samsung Targetkan Omzet Naik 25 Persen

Kordiv Pengawasan, Hubla dan Humas Bawaslu Kota Semarang Nining Susanti mengatakan, meskipun hanya lulus SMA, anggota dewan terpilih sudah sesuai persyaratan saat pencalonan. Namun ia menyebut angka 30 persen jumlah lulusan jenjang pendidikan SMA di DPRD Kota Semarang masih tergolong cukup banyak jika melihat Semarang sebagai kota besar di Jawa Tengah.  “Kami tidak mengawasi kinerja mereka saat duduk di DPRD. Namun masyarakat dan media lah yang akan memberikan pengawasan,” ucapnya. (den/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya