alexametrics

Sita Rokok Ilegal Senilai Rp 1,66 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Sebanyak 2,3 juta lebih batang rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek yang diduga ilegal disita petugas Bea Cukai Jateng. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya peredaran rokok ilegal yang diangkut truk menuju wilayah Semarang dari Jepara.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas mendapati kendaraan yang dicurigai mengangkut batang rokok ilegal senilai Rp 1,66 miliar tersebut di Sawah Besar, Gayamsari, beberapa hari lalu.

“Setelah dilakukan penggeledahan didapatilah rokok ilegal di situ. Dari hasil pengembangan, tim gabungan langsung bergerak ke daerah Pecangaan Jepara. Di sana ditemukan rokok ilegal di sebuah bangunan rumah yang merupakan asal muatan truk yang ditindak tadi,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Jateng-DI Jogjakarta Parjiya di kantornya, Kamis (29/8).

Baca juga:  Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Parjiya membeberkan, nilai kerugian yang diakibatkan adanya rokok ilegal sangatlah besar. Menurutnya, jika rokok tersebut tidak digagalkan dan berhasil diedarkan, pemerintah pusat akan merugi. Sebab, penerimaan cukai yang merupakan salah satu tulang punggung APBN bisa tidak tercapai.

“Pemerintah Daerah (Pemda) juga rugi karena pajak rokok yang menjadi haknya juga hilang. Selain itu, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang akan diterima Pemda juga akan berkurang,” bebernya.

Parjiya menambahkan, pengungkapan tersebut di-backup oleh Tim Pomdam IV/Diponegoro. Pihaknya juga menyebutkan bahwa keberhasilan penindakan ini juga merupakan buah sinergi dengan Pemprov Jateng dan aparat penegak hukum.

“Ini merupakan hasil operasi gempur yang dilakukan Tim Gabungan Bea Cukai Wilayah, Bea Cukai Semarang dan Bea Cukai Kudus di wilayah Kota Semarang dan Jepara,” katanya.

Baca juga:  Amankan 560.000 Rokok Ilegal

Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng DI Jogjakarta Gatot Sugeng Wibowo mengungkapkan, dari pengungkapan ini petugas memperoleh jutaan batang rokok dari berbagai merek. Total kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

“Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, petugas memperoleh 2,3 juta lebih batang rokok jenis Sigaret Kretek Mesin berbagai merek, dengan total perkiraan kerugian negara mencapai Rp 1,66 miliar,” katanya.

Gatot menambahkan, saat ini barang bukti hasil penindakan dan para terperiksa diamankan di Kantor Bea Cukai untuk pengembangan lebih lanjut. “Modus yang digunakan pelaku kali ini adalah mengedarkan rokok polos atau tanpa dilekati pita cukai,” ujarnya. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya