alexametrics

Semua BUMD Berikan Deviden

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyatakan bahwa kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus membaik. Semua BUMD berhasil memberikan deviden. Termasuk PT PRPP yang tahun-tahun sebelumnya merugi.

”Di Jawa Tengah, BUMD-nya sudah memberikan profit semua. Ada 10 BUMD. Semuanya memberikan profit,” ujar Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jawa Tengah Peni Rahayu di gedung DPRD Jawa Tengah, Jumat (30/8) kemarin.

Memang, ia katakan, sebelumnya PRPP terus merugi. Namun selama beberapa tahun terakhir sudah menunjukkan kinerja lebih baik dan mampu memberikan profit, meskipun belum banyak. Dengan demikian, ia katakan, semua BUMD telah memberikan deviden.

”Paling banyak di antara BUMD yang ada, tentu Bank Jateng. Setengah dari deviden yang diberikan BUMD di Jawa Tengah berasal dari Bank Jateng,” ujarnya.

Baca juga:  Curah Hujan Tinggi, Waspadai Meluapnya Sungai Beringin

Ia menargetkan, capaian BUMD ini terus ditingkatkan. Sejauh ini Pemprov Jateng terus menaikkan target yang harus dicapai BUMD. Dan semuanya, dikatakan Peni, terpenuhi setiap tahunnya.

Agar bisa meningkatkan capaiannya, Peni menambahkan, Pemprov Jateng terus mendorong BUMD agar semakin banyak kegiatan yang inovatif. Seperti, ia contohkan, PT Citra Mandiri Jawa Tengah (PT CMJT) yang sebentar lagi memiliki rest area tipe A yang akan dipadukan dengan Objek Wisata Tlogo Wening.

”Kemudian PT SPHC, bahkan dapat tambahan dari Randugunting. Jadi insyaAllah BUMD kita sekarang memberikan profit,” ujarnya menanggapi sorotan Mendagri bahwa 70 persen BUMD di Indonesia masih merugi.

”Itu bukan di Jawa Tengah. Di Jawa Tengah aman,” imbuhnya.

Baca juga:  Jalan Panjang Hendi Bangun Kota Lama

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo sebelumnya menyampaikan, kinerja BUMD di Jateng semakin baik. Dari tahun ke tahun, deviden yang diberikan terus mengalami peningkatan. Rata-rata, peningkatan mencapai 14,6 persen.

”Pemerintah tentu terus berupaya meningkatkan kinerja BUMD melalui evaluasi secara periodik. Sehingga target pendapatannya bisa terlampaui,” ujar gubernur. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya