alexametrics

Menlu Dorong Mahasiswa Jadi Diplomat Muda

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Rangkaian kegiatan Public Lecture DiploFest 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI pada enam kampus di Semarang resmi berakhir. Penutupan yang diselenggarakan di Auditorium Prof Soedarto Undip, Jumat (30/8) kemarin, mendatangkan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi.

Retno pun membagi ilmu dan pengalamannya selama berkiprah menangani diplomasi politik luar negeri Indoensia. Dalam acara yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan mahasiswa ini, Retno ingin membagikan pengalaman yang ia alami dalam menjaga hubungan Indonesia dengan negara lain tetap berjalan baik.

Menurutnya hubungan luar negeri itu dinamis dan tidak dapat hanya berpegang melalui teori saja. Terpenting harus update perkembangan yang berlangsung di lapangan.

Baca juga:  Pedagang Johar Minta Dugaan Jual Beli Lapak Diusut

“Tidak mudah menavigasikan politik luar negeri di tengah ketidakpastian yang saat ini berlangsung. Yang pasti ya ketidakpastian itu. Teori tidak akan mampu mengimbangi kecepatan perubahan hubungan luar negeri yang dinamis,” ujarnya ketika memberikan lecture yang dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi; Rektor Undip, Yos Johan Utama dan jajaran pejabat Kemenlu.

Rektor Undip, Yos Johan Utama mengapresiasai event tersebut. Menurutnya dengan lecture bersama menteri semakin membangkitkan semangat mahasiswa untuk menjadi diplomat di masa depan. “Semoga mahasiswa dapat mengambil ilmu dari lecture yang diberikan oleh Bu Menteri,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Selain lecture, Kemenlu juga mengadakan Festival Diplomasi yang akan berlangsung di Lapangan Simpang Lima Semarang. Disana menjadi surga bagi para pelajar SMP dan SMA dengan disediakannya Edu Fair. Informasi mengenai program kelas hubungan internasional dari berbabagi universitas, program beasiswa luar negeri, tata cara menjadi diplomat, hingga lowongan kerja organisasi internasional tersedia disana. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan dan menumbuhkan minat siswa terhadap dunia internasional.

Baca juga:  Jukir Ditemukan Tewas di Bawah JPO Pasar Bulu

“Saya tertarik mengikuti acara diskusi yang dilakukan oleh diplomat dari Kedutaan Besar Inggris dan Jepang. Selain itu, saya ingin mengikuti simulasi IELTS/TOEFL, sidang bilateral dan multilateral serta masih banyak lainnya,” ujar salah satu peserta dari SMAN 2 Semarang, Aprilia sambil tertawa. (akm/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya