alexametrics

Tumbuh Positif, BEI Bukukan 16 Ribu Investor Baru

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Iklim yang kondusif berhasil menarik kehadiran investor. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Semarang, mencatat hingga Juli 2019 sudah ada 16 ribu investor baru di Jateng.

“Kami sebenarnya mendorong pertumbuhan investor baru hanya 9 ribu saja. Namun Jateng tahun ini luar biasa, bisa meningkat hingga 16 ribu investor baru,” kata Kepala BEI Semarang, Fanny Rifqi.

Menurutnya, tingginya angka investasi ini dipengaruhi masyarakat Jateng yang sudah mulai melek investasi. Hal ini mendorong jumlah investor terus bertambah. “Tahun ini memang luar biasa, jumlah investor baru terus meningkat dibandingkan jumlah secara keseluruhan tahun-tahun sebelumnya,” katanya kemarin.

Padahal tahun 2018, jelasnya, hanya membukukan 11.000 investor baru. Untuk mendorong investor, lanjut dia, BEI Semarang melakukan edukasi melalui sekolah pasar modal yang dilakukan melalui kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ada di Jateng.

Baca juga:  Erry Sadewo Pimpin DPD Golkar Semarang

“Untuk mendongkrak investor dari kalangan muda, kami membuka galeri investasi baik di Semarang maupun sekitarnya. Selain itu, tiap bulan kami melakukan sekolah pasar modal agar investor baru terus bertambah dengan sasaran generasi milenial,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan Public Expose Live 2019 dengan webinar yang mendapatkan respon publik tinggi. Dari data menunjukkan jumlah partisipan mencapai 21.522 peserta yang terdiri atas 4.570 hadir secara langsung dan 10.690 peserta menyaksikan secara online.

Juga ada 6.262 peserta melakukan kegiatan nonton bareng di Kantor Perwakilan BEI dan Galeri Investasi seluruh Indonesia. Public Expose Live 2019 tersebut telah diakses dari 121 kota dan 28 negara.

Baca juga:  Ungkap Pembunuhan Tukang Becak, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Semantara untuk Laman Public Expose Live 2019 pada www.idx.co.id telah diakses sebanyak 30.610 kali, dan sebanyak 4 perusahaan tercatat melakukan paparan publik.

“Data BEI lebih dari 60 persen pengakses online Public Expose Live 2019 merupakan investor dan calon investor usia 18 hingga 34 tahun, hanya dengan menggunakan smartphone,” jelas Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya