alexametrics

Perang Dagang China-AS Peluang Pasar Baru

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Adanya perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS), memang berdampak kepada negara yang menjadi mitra dagang kedua negara tersebut. Tak terkecuali Indonesia. Meski begitu, perang dagang tersebut juga menjadi peluang besar untuk dimasuki.

Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN, Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Jose Taveres mengatakan bahwa adanya perang dagang kedua negara, membuat barang-barang kedua negara tersebut, masuk ke ASEAN.

“Barang dari China bisa masuk dan membanjiri pasar kita, begitu pula barang dari Amerika,” katanya usai mengisi, kuliah umum dengan tema ‘ASEAN : Turning Challenges Into Opportunities‘ di Kampus Unika Soegijapranata Semarang, Kamis (29/8) kemarin.

Menurutnya, karena perang dagang, akan terjadi pembatasan yang dilakukan kedua negara. Hal inilah yang membuat Indonesia memiliki peluang untuk masuk pada space yang belum terisi.

Baca juga:  BRI Terus Dorong Pertumbuhan Lima Sektor Kunci Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional

“Ada space kosong yang nggak terisi akibat perang dagang. Ini bisa dimanfaatkan. Intinya adalah kejelian perekonomian dan perindustrian kita untuk mengisi pasar-pasar tersebut,” tambahnya.

Untuk masuk dan bisa bersaing, lanjut Jose, peningkatan sumber daya manusia (SDM) harus dilakukan. Selain itu, peningkatkan kualitas dan mutu produk asal Indonesia. Efek perang dagang, maka kawasan ASEAN akan terdorong untuk menciptakan pasar yang lebih besar dan dinamis. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya