alexametrics

DiploFest Hadirkan Afgan dan Danilla

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Puncak event Diplofest Semarang 2019 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu RI) di Kota Semarang pada hari ini, Jumat (30/8), akan menyajikan pameran dan expo di Lapangan Simpang Lima. Acara juga akan menghadirkan musisi The Delapan Delapan, Afgan Syahreza dan Danilla.

Penampilan Afgan dan Danilla akan menjadi bintang utama rangkaian acara Diplomasi Festival yang dimulai pukul 10.00. Kehadiarannya tentunya sayang dilewatkan. Apalagi di arena pameran Diplofest, pelajar mapun mahasiswa diajak menyelami diplomasi Indonesia secara langsung.

Mereka dapat ikut merasakan menjadi wakili Indonesia membahas isu perdamaian dunia, dalam simulasi sidang Dewan Keamanan PBB, bernegosiasi dengan negara lain dalam simulasi sidang bilateral, mendapat tips dan trik berbicara di depan umum (public speaking), belajar menjadi juru bicara, memahami tata cara penerimaan tamu negara, mendengarkan rekan-rekan Diplomat Indonesia menyampaikan pengalamannya bertugas di perwakilan, simulasi TOEFL/IELTS.

Baca juga:  Pemprov Jateng Tambah Kanal Aduan, Kali Ini Apa?

Festival Diplomasi juga menghadirkan area EduFairs, di mana tersedia stan – stan dari berbagai program beasiswa, termasuk LPDP dan beasiswa dari Jepang, Korea, Australia dan Inggris, hingga lowongan kerja di Organisasi Internasional, seperti PBB. Atau juga bisa belajar menjadi diplomat.

Sementara itu, rangkaian Diplofest Kamis pagi (29/8) kemarin, melangsungkan Public Lecture atau Kuliah Umum di enam perguruan tinggi. Yakni, di Unwahas, Unika Soegijapranata, Unnes, Unimus, Unissula dan UKSW. Ratusan mahasiswa di masing-masing kampus tersebut serius mengikuti pemaparan kinerja maupun program yang dilakukan Kemenlu RI.

Di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Plt. Direktur Jenderal Amerika Eropa Kemenlu RI, Teuku Faizasyah, menjelaskan tentang Diplomasi Ekonomi Indonesia di Era Persaingan Ekonomi Global. Tema inipun direspons antusias mahasiswa dengan menanyakan bagaimana menghadapai globalisasi.

Baca juga:  Kenalkan Batang sebagai Heaven of Asia

Menurut Teuku Faizasyah, kegiatan ini upaya mendekatkan antara apa yang menjadi politik luar negeri dan peluang yang ada (di luar negeri), dapat langsung diketahui oleh anak-anak muda. Calon – calon pemimpin bangsa.  “Perkembangan global sangat cepat dan ini peluangnya mahasiswa mempersiapkannya dengan baik. Tidak lagi berpikir hanya sebatas lokal, tapi lebih global lagi,” jelasnya. (fiq/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya