alexametrics

Genjot Sektor Padat Karya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pemprov terus menggenjot investasi padat karya di Jawa Tengah. Langkah tersebut sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran serta membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

“Sektor padat karya sangat besar perannya dalam membuka lapangan pekerjaan. Ini menjadi modal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Jawa Tengah,” kata Kabid Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Intan Tri Negari.

Pemprov terus bekerja maksimal menggenjot potensi sektor investasi yang ada di Jawa Tengah. Semua potensi daerah terus digali agar bisa bermanfaat untuk masyarakatnya. “Semua potensi digali dan disesuaikan dengan kultur daerah masing-masing,” ujarnya.

Sejumlah daerah juga sudah mulai dilirik investor dan bahkan sudah mulai dibangun. Di Kabupaten Grobogan misalnya sudah berdiri pabrik tekstil dan pakan ternak. Keberadaanya sudah sangat membantu masyatakat dan mendapat respon positif. “Investor masuk dengan banyak pertimbangan. Lapangan pekerjaan terbuka dan pengangguran berkurang,” tambahnya.

Baca juga:  2020, Pasar Johar dan Alun-Alun Siap Digunakan

Pemprov Jateng akan membangun empat kawasan industri baru yakni di Kabupaten Brebes, Rembang, Kebumen, dan Cilacap. Ini merupakan upaya meningkatkan investasi di sektor industri. Rencana Pemprov Jateng untuk membuat empat Kawasan industri baru tersebut patut diapresiasi. “Pengembangan kawasan ini tentu bagus, tetapi juga harus diimbangi dengan program konkret yakni melakukan optimalisasi terhadap kawasan-kawasan industri yang lama di Jateng,” kata Ketua Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Pansus Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah 2018-2023, Abdul Aziz.

Saat ini di Jateng sudah ada beberapa kawasan industri, seperti Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang, Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang, Kawasan Industri BSB di Semarang, Jatengland Industrial Park Sayung (JIPS) Demak dan Kawasan Industri Kendal (KEK) di Kendal. “Kawasan-kawasan industri itu sudah beroperasi, namun demikian ke depan peran serta dari Pemprov Jateng untuk optimasilasi tetap harus dilakukan,” tambahnya. (fth/ton)

Baca juga:  Pencemar Mengganti, Pencemar Membayar

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya