alexametrics

Tunggu Percepatan Revisi RTRW

Demi Tingkatkan Investasi Jateng  

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) masih menjadi kendala berkembangnya investasi di Jateng. Hal tersebut dipicu masih lamanya mengurus kepastian RTRW, padahal investasi selalu berburu dengan waktu.

Pengamat Ekonomi Unika Soegijopranoto, Westri Kekalih menerangkan selama ini para pengusaha sering mengeluhkan pengurusan RTRW. Ada beberapa aturan yang masih membuat kepercayaan investor menjadi rendah. Hal tersebut wajar, mengingat jika terjadi pelanggaran, hukumannya dapat berujung pidana. Maka dari itu, perlu segera dilakukan percepatan revisi RTRW sehingga apa yang menjadi kebutuhan investor dan keinginan pemerintah terhadap lahan investasi dapat menemui kecocokan.

“Infrastruktur dan RTRW menjadi point penting dalam masalah investasi di Jateng. Maka dari itu, perlu segera diselesaikan. Investasi itu kan proporsional bagi investor. Jika cocok dan sesuai, tentu mereka akan invest, jika tidak ya lebih baik mencari investasi lain yang lebih menguntungkan,” ujarnya.

Baca juga:  Kenalkan Kebhinekaan pada Generasi Milenial

Dirinya menekankan clean and clear (bersih dan beres) sangat penting dalam realisasi investasi. Jangan sampai investasi yang telah masuk terhambat proses realisasinya akibat RTRW.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Data dan Informasi DPMPTSP Jateng, Sucipto menuturkan pembahasan RTRW selalu masuk dalam agenda pembahasan rapat tahunan yang diselenggarakan Pemprov Jateng. Pihaknya selalu menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) guna menemukan solusi permasalahan RTRW. Salah satunya dengan menyelenggarakan Central Java Investment Bussines Forum. Dimana ajang tersebut akan mempertemukan pemda dan pelaku investasi sehingga dapat menemukan flow (arus) seperti apa yang diinginkan kedua belah pihak.

“Kalau bicara investasi, masalah RTRW, lahan, bahan baku, SDM memang harus diselesaikan. Saat ini, kami berusaha memberikan pelayanan sarana prasarana terbaik kepada investor agar memudahkan dalam proses investasi. Pemprov telah memiliki satgas pengembangan usaha. Jika terjadi permasalahan dalam investasi, satuan tersebut akan turun tangan dalam penanganan kasusnya,” ujarnya.

Baca juga:  Tiap Hari Siapkan 6-10 Liang Kubur

Dirinya berharap dengan adanya alternatif penyelesaian yang ditawarkan oleh Pemprov Jateng, semakin membuka lahan investasi di Jateng. Sehingga target pertumbuhan ekonomi tujuh persen yang ditetapkan pemerintah pusat dapat tercapai. (akm/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya