alexametrics

Siap Beri Honor Penjaga Perlintasan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana memberikan honor atas dedikasi para penjaga perlintasan kereta api. Sejauh ini, para penjaga ini bekerja tanpa pamrih.

Hal tersebut disampaikan Kasubsi Peningkatan dan Rekayasa Keselamatan Dirjen Perkeretapian Direktorat Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Prayudi  ST MT saat Workshop Preventive Kecelakaan di Bidang Perkeretaapian di Hotel Santika Premier Semarang, kemarin.

Workshop yang diadakan oleh Direktorat Keselamatan Perkeretapian Kementerian Perhubungan bertemakan Optimalisasi Peran dan Fungsi Para Stakeholder dalam Mendukung Penanganan Perlintasan Sebidang Kereta Api melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2019, dihadiri oleh stakeholder bidang kereta api seperti PT KAI se-Jawa, Dinas Perhubungan se-Jawa dan Polda Jateng.

Baca juga:  Penumpang Sakit, Posko Segera Bertindak

Menurutnya, pemberian honor bagi para penjaga perlintasan kereta api sudah diprogramkan oleh Kemenhub melalui program padat karya. “Jadi ini bukan gaji tetapi semacam honor. Karena selama ini ada perlintasan yang  tidak terjaga sehingga masyarakat yang memberikan secara swadaya,” jelasnya.

Lebih lanjut Prayudi mengatakan, program padat karya ini akan uji coba tahun ini, di tiga lokasi yaitu Sumatera Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah. Yakni dengan memberikan kepada para penjaga yang ada di 70 titik yaitu  20 titik di sumbar, 23 di jabotabek, dan 27 di Jateng.

“Dengan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk tiga kota, akan memberikan dampak bagi 260 orang dari tiga provinsi yaitu di Padang akan diberikan  60 penjaga perlintasan, di DKI Jakarta akan diberikan kepada penjaga perlintasan sebanyak 96 orang, dan di Jawa Tengah  akan diberikan kepada penjaga perlintasan sebanyak 108 orang,” lanjutnya.

Baca juga:  Bidang Kelistrikan Belum Maksimal

Rencananya, pemberian honor itu sendiri akan diberlakukan mulai oktober, November serta Desember sebagai ujicoba pertama program padat karya. “Pada tahap ini, akan diberikan tiga bulan mendatang,” pungkasnya. (hid/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya