alexametrics

Salahgunakan Visa, WNA Malaysia Dideportasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Terlibat perkara pelanggaran keimigrasian, warga negara asing (WNA) asal Jalan Wan Empok I, Kuala Lumpur, Malaysia, Chan Chee Fah ,44, dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Semarang. Pemulangan WNA itu karena menyalahgunaan izin visa.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Semarang Filianto Akbar melalui Kepala Seksi Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Ma’mum mengatakan, pendeportasian WNA itu karena pihaknya sudah menerima petikan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukuman. Dijelaskannya, Chan Chee Fah telah menjalankan hukuman 120 hari atau 4 bulan, dalam putusannya juga dibebankan denda sebesar Rp 25 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Tapi, yang bersangkutan sudah bayar denda, kemudian surat bebas dari tahanan sudah kami terima, karena sudah bebas menjalani hukuman, maka kami menjemput kembali yang bersangkutan untuk melakukan administrasi pendeportasian,”kata Ma’mum saat dikonfirmasi awak media, Jumat (23/8).

Baca juga:  PPJI Jateng Bagian 18.500 Soto Gratis

Disebutkannya, waktu hukuman 4 bulan itu pada 19 Agustus lalu. Pihaknya juga mengaku masih memiliki dokumentasi dan berkas terkait putusan perkara itu. “Yang bersangkutan sudah bebas sesuai aturan,”tandasnya.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Semarang, yang menangani perkaranya, Zahri Aeniwati, mengakui vonis tersebut. Disebutkannya, kasus itu karena menyalahgunakan visa, dimana izinnya adalah kunjungan, tapi kenyataannya melakukan kegiatan bekerja di perusahaan

“Atas vonis itu, kalau sudah dijalani tinggal dikembalikan ke negaranya. Yang bersangkutan melanggar pasal 122 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian,”jelasnya.

Perlu diketahui, Chan yang ditahan dan disidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang atas pelanggaran imigrasi atas tuduhan menyalahgunakan izin paspor telah dipidana. Dalam putusannya, majelis hakim yang dipimpin, Eddy Praulian Siregar, didampingi dua hakim anggota, Farchurrochman dan Eko Budi Supriyanto, menyatakan Chan bersalah melakukan tindak pidana keimigrasian sebagaimana dalam dakwaan pasal 122 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.(jks/aro)

Baca juga:  Blusukan, Hendi Ingatkan Warga Taat Prokes

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya