alexametrics

Whistleblowing Sistem, Cegah Korupsi BUMN

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern (FKSPI) mendukung upaya pencegahan korupsi di lingkungan BUMN. Sistem whistleblowing terus dikembangkan agar setiap orang dapat menyampaikan aduan/laporan pelanggaran.

Saiful Huda, ketua umum Pengurus Pusat Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern (FKSPI) mengatakan, biasanya SPI kemudian menjadi tumpuan dalam melakukan pemeriksaan. “Audit akan menjadi tumpuan. Ketika ada aduan, SPI bisa memeriksa aduan itu,” ujarnya di Semarang, Rabu (21/8).

Dalam upaya pencegahan ini, pihaknya juga menggunakan kemampuan analisa data. Analisis terhadap data terkait aliran dana atau aliran uang. “Sebab, biasanya korupsi tidak dilakukan secara sendiri-sendiri. Biasanya ada data-data. Kita ambil data untuk menganalisa ada indikasi ke sana,” ujarnya.

Baca juga:  Gelar Takbir Keliling 2001 Obor

Mengenai pelaporan terkait adanya indikasi pelanggaran (ke KPK, Red), SPI memang tidak melakukannya. Namun demikian, SPI biasanya akan menjadi saksi untuk dimintai keterangan.

“Tidak secara institusi SPI lapor. Tapi biasanya internal audit menjadi saksi yang diminta keterangan KPK. Karena kalau kita di dalam tidak melakukan pencegahan, dianggap pembiaran,” kata dia.

Oleh sebab itu pula, sejumlah sistem terus dikembangkan. Seperti whistleblowing system dan yang lainnya. “Kita optimalkan upaya pencegahannya di sana,” ujarnya. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya