alexametrics

Ngadat di Perlintasan, Mobil Disambar KA

Terseret Masuk Sungai, Sopir Kritis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,SEMARANG– Nasib apes dialami Suyatno, 47, warga Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Pekerja proyek PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini mengalami kritis setelah mobil yang dikemudikan tertabrak Kereta Api Ambarawa Ekspres hingga terpental ke Sungai Kalibanger. Sedangkan seorang penumpang lainnya berhasil selamat setelah melompat keluar mobil terlebih dahulu sebelum terjadi tabrakan.

Kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan kereta api Cilosari, Kemijen, Semarang Timur, tepatnya di Km 2+0/1 petak Jalan Semarang Tawang – Alastua jalur hulu pada Rabu (21/8) sekitar pukul 08.30.

Informasi yang dihimpun RADARSEMARANG.ID menyebutkan, kecelakaan itu berawal saat mobil Kijang bernopol H 9140 PS warna biru yang dikemudikan korban Suyatno bersama seorang penumpang melaju dari arah utara hendak menyeberang perlintasan KA ke selatan. Namun belum sampai menyeberang, mobil korban mendadak ngadat di atas perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut.

Baca juga:  Saat Liputan, Wartawan Harus Punya Tujuan

Nahas, pada saat bersamaan melintas KA Ambarawa Ekspres Nomor Loko 162A  dari arah barat ke timur atau menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi. Tanpa mampu menghindar, akhirnya mobil tersebut tertabrak KA Ambarawa Ekspres hingga terpental sejauh 5 meter ke arah timur dan jatuh ke sungai.

“Suaranya keras banget. Saya di dalam warung pas lagi masak sampai kaget. Duerr… Dalam hati saya wah kena itu. Terus saya keluar, posisi mobil sudah di sungai,” ujar Nur, warga setempat kepada RADARSEMARANG.ID, Rabu (21/8).

Menurut Nur, saat KA akan melintas di lokasi perlintasan tersebut, telah menyuarakan klakson berulang kali. Begitu juga warga sekitar dan pengendara lain juga ikut meneriaki korban supaya memundurkan atau meninggalkan mobilnya.

Baca juga:  Wali Kota Turun Tangan Sterilkan Halte BRT

Akibat tabrakan, mobil terpental dari lokasi kejadian dan jatuh ke sungai kurang lebih berjarak 5 meter. Posisi mobil sudah ringsek. Bodi mobil bagian belakang berada di sungai, sedangkan bodi depan di atas di tepi sungai.  “Posisinya miring di sungai, persis di bawah jembatan perlintasan. Kalau sopirnya (korban) sudah berdarah-darah,” katanya.

Warga yang berada di lokasi kejadian langsung turun untuk menolong korban yang masih berada di dalam mobil. Evakuasi mengalami kendala lantaran bodi mobil mengalami ringsek. Namun demikian, akhirnya korban berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke RSI Sultan Agung. “Ya, mungkin tadi sampai 15 menit baru berhasil dikeluarkan. Kalau mobilnya agak lama, hampir 30 menitan, diangkat sama alat berat,” jelasnya.

Baca juga:  Narapidana Digratiskan Hapus Tato

Nur mengakui kecelakaan kerap terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut. “Dulu juga pernah mobil masuk ke sungai, ya ketabrak KA. Tapi orangnya selamat, lehernya digips,”ujarnya.

Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widyas Sampurna mengatakan, kecelakaan itu tidak sampai menelan korban jiwa. Hanya satu orang yang mengalami kritis dan dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.  (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya