alexametrics

Boyamin Diperiksa Empat Jam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman telah diperiksa penyidik Polrestabes Semarang terkait buntut pelaporan yang dilakukan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Senin (5/8) lalu. Pada pemeriksaan tersebut, Boyamin harus menjawab 30 pertanyaan dari penyidik selama kurang lebih empat jam.

Pemeriksaan dilakukan di ruang Unit Idik 1 Reserse Umum (Resum) Satreskrim Polrestabes Semarang, Kamis (8/8) siang. Ppemeriksaan ini terkait tindakannya beberapa waktu yang menempelkan kertas menyerupai stiker di gazebo PN. Kertas yang ditempelkan Boyamin tertuliskan “Bangunan Gazebo ini Bukan Milik Negara”.

“Ya pemeriksaan terkait itu. Ada 30 pertanyaan selama empat jam lebih, itu di-BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” ungkap Boyamin kemarin.

Boyamin mengatakan, ia berinisiatif mendatangi Polrestabes Semarang untuk diperiksa meskipun belum mendapat surat panggilan resmi dari kepolisian atas adanya pelaporan. Hal ini dilakukan dengan alasan untuk mempercepat penyelesaian masalah tersebut. “Saya juga ingin memberikan contoh kepada masyarakat, bahwa saya selalu mematuhi hukum. Tanpa ada undangan, saya hadir di sini, untuk segara mempercepat perkara jika benar saya dilaporkan dan bersalah,” katanya.

Baca juga:  Penutupan SK dan GBL Tak Jelas

Boyamin mengaku mengetahui adanya pelaporan ini atas informasi yang diterima dari orang lain. Namun demikian, ia enggan membeberkan pihak lain tersebut.

“Memang pada beberapa hari lalu saya dilaporkan ke pihak kepolisian di Polrestabes Semarang oleh PN, bahkan beredar foto baik itu Pak Sekretaris, Kabag Umum PN, datang ke SPKT Polrestabes Semarang. Saya dengar itu semua, dan atas berdasarkan informasi itu, saya mendatangi langsung Polrestabes Semarang,” bebernya.

Boyamin juga mengakui belum mengetahui sangkaan melanggar pasal apa dalam laporan Ketua PN Semarang tersebut. Meski demikian, ia akan bersikap kooperatif atas pelaporan ini. Bahkan siap kembali menghadap penyidik meski tanpa ada surat panggilan. “Kalau mau dilanjutkan, mungkin saya akan dipanggil lagi. Dan saya akan bantu, tanpa surat panggilan pun saya akan hadir,” jelasnya. (mha/ton)

Baca juga:  Hendi Sebut Perbedaan Data Pusat dan Daerah Jadi Persoalan Penanganan Stunting

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya