alexametrics

Tingkatkan Kreativitas Warga Tambaklorok

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Ditunjuknya Tambaklorok sebagai Kampung Bahari, berbagai persiapan di wilayah tersebut pun terus digenjot. Salah satunya adalah pelatihan kewirausahaan mikro yang diikuti puluhan wanita di Kampung Tambaklorok yang di inisiasi oleh Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang, dengan memanfaatkan limbah kulit kerang menjadi kerajinan tangan.

Ketua DPD KNTI Kota Semarang, Slamet Ari Nugroho mengatakan, pelatihan dilakukan sebagai upaya menyongsong kesiapan masyarakat menuju Kampung Bahari. Apalagi saat ini pembangunan Kampung Bahari akan memasuki proses tahap selanjutnya.

“Kita berikan pelatihan membuat kerajinan tangan dari kulit kerang hijau. Apalagi di sini melimpah cangkang kerang hijau, sehingga kami insiatif bagaiamana kerang ini bisa dijadikan kerajinan dengan nilai ekonomi tinggi,” katanya Kamis (8/8).

Baca juga:  Warga Kampung Seni 29 Palebon Impikan Pasar Minggu Pagi dengan Iringan Karawitan

Selain menggiatkan pelatihan bekerja sama dengan pemerintah, KNTI juga menggandeng pihak lain seperti  perguruan tinggi untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Dengan banyaknya penelitian di sini (Tambaklorok, red), akan memberikan dampak positif bagi perkembangan Kampung Bahari,” tuturnya.

Slamet menerangkan, ke depan KNTI juga mendorong adanya sekolah maritim untuk anak-anak di Tambaklorok.  Selain itu juga pengelolaan management dan edukasi kepada para nelayan untuk mengunggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. “Kami merasa masih perlu memberikan kampanye penggunaan jaring yang ramah lingkungan, agar ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan mereka tetap terjaga,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Bejo Imam Suroso menambahkan jika Pemkot Semarang siap mendukung pemasaran produk-produk yang dihasilkan Kampung Bahari Tambak Lorok, terutama kerajinan yang diciptakan dari daerah tersebut.  “Ada empat galeri UMKM yang bisa digunakan untuk memarkan hasil karya warga, namun tentu harus lolos kurasi dulu,” tambahnya. (den/zal)

Baca juga:  TPI Tambaklorok Bakal Dilengkapi Informasi Cuaca

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya