alexametrics

Puluhan Bus Ditilang, Seorang Sopir Kabur

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Operasi gabungan antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Dishub Jawa Tengah, dan Satlantas Polrestabes Semarang di Jalan Kaligawe Raya mengamankan satu armada bus kota yang ditinggal lari sopirnya, Kamis (8/8). Diduga sopir bus kota jurusan Johar-Bulu-Karangayu tersebut kabur lantaran mengetahui adanya operasi gabungan tersebut. Setelah pihak Dishub dan Satlantas Polrestabes Semarang melakukan pengecekan ternyata kondisi armada juga sudah tidak layak jalan.

Kabid Pengendalian dan Penertiban Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan menjelaskan, jika setelah dilakukan pengecekan kondisi armada sangat berbahaya untuk penumpangnya. “Izin trayek armada telah mati, kondisi fisik sudah tidak layak seperti kaca depan telah pecah,” ujar Danang.

Selain itu, lanjut dia, ban bus tersebut juga sudah dalam kondisi gundul. Tentunya hal itu sangat berbahaya apabila dibiarkan tetap beroperasi. Bahkan beberapa baut roda armada juga sudah lepas. “Langsung diamankan oleh Satlantas Polrestabes Semarang,” katanya.

Baca juga:  Puluhan Satpol PP Geruduk Pasar Johar, Borong Dagangan Pedagang

Selain satu bus yang ditinggal kabur sopirnya tersebut, petugas gabungan juga menilang 32 armada bus yang lain. Dari hasil operasi tersebut bisa disimpulkan jika masih banyak armada atau angkutan umum seperti bus di sekitaran Terboyo yang kondisinya tidak ideal untuk dioperasikan.

Selain kondisi bus yang sebagian besar tidak memenuhi standar operasional, para pengemudi juga banyak yang tidak membawa surat-surat lengkap. “Kami lakukan operasi gabungan, sasarannya angkutan umum, bus yang nekat ngetem di eks Terminal Terboyo,” ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, memang banyak laporan dari masyarakat ke Dishub Kota Semarang terkait dengan keberadaan bus yang sudah tidak layak jalan tersebut. Sebagian besar bus tersebut setiap harinya mangkal di eks Terminal Terboyo. Padahal, sejak akhir 2018 lalu, pihaknya telah menyosialisasikan kepada para armada bus dan masyarakat bahwa Terminal Terboyo sudah beralih fungsi bukan menjadi terminal penumpang lagi.

Baca juga:  Tinggi, Kebocoran PAD Parkir

Selain itu, keberadaan bus-bus tersebut membuat masyarakat menjadi bingung. Apakah eks Terminal Teboyo tersebut masih beroperasi atau tidak. Padahal, Pemkot Semarang sudah mengeluarkan kebijakan jika eks Terminal Terboyo sudah tidak dioperasikan lagi.

“Banyak yang masih ngetem di sana, ini membuat masyarakat bingung sebenarnya tempat ini berfungsi atau tidak, mereka naiknya dari mana?” katanya.

Parahnya lagi, eks terminal tersebut kini banyak dimanfaatkan oleh para copet, calo, preman, serta gelandangan untuk ngetem. Sehingga, kondisi di sana menjadi sangat kumuh. “Tempat ini masih dimanfaatkan beberapa oknum, seperti calo, copet, lokasinya juga menjadi kumuh, dan kesannya seperti terminal bayangan,” tuturnya.

Meski penindakan tilang di lokasi tersebut kerap dilakukan, namun sampai saat ini masih banyak angkutan kota maupun bus yang ngetem di eks Terminal Terboyo. Seolah mereka menunjukkan rasa tidak takut kepada para aparat.

Baca juga:  Jukir dan Warga Masih Kesulitan Terapkan Parkir Elektronik

Meski jumlah armada semakin berkurang, Dishub Kota Semarang tetap geram terhadap armada yang tetap nekat mangkal di lokasi itu. “Dishub Kota Semarang memang hanya memiliki kewenangan sebatas penilangan. Setelahnya, kewenangan ada pada Dishub Provinsi Jateng,” katanya.

Karenannya, ia berharap pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat memberikan sanksi yang membuat jera para armada bus. “Untuk AKDP (Antar Kota dalam Provinsi) kami serahkan ke provinsi, sedangkan bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) kami laporkan ke kementerian,” ujarnya.

Ia juga akan melakukan evaluasi terhadap bus yang nekat mangkal di eks Terminal Terboyo untuk dicabut izin trayeknya. “Manakala tidak bisa dibina, sudah kena tilang beberapa kali, kami mohon evaluasi untuk izin trayeknya bisa dicabut atau dibekukan sementara,” katanya. (ewb/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya