alexametrics

Jaga Lahan Pertanian Jateng 980 Ribu Hektare

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Salah satu daerah penyokong pangan nasional,  Jateng harus mengantisipasi semakin menyempitnya lahan pertanian. Sebagai upaya mensuskseskan program tersebut, kawasan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Jateng dipatok seluas 980 ribu hektare.

Semua itu sudah melalui berbagai tahapan dan sudah dimasukkan dalam revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jateng. “Sudah ditetapkan LP2B di Jateng 980 ribu hektare,” kata Ketua Pansus Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Tengah, Abdul Aziz.

Ia menambahkan, lahan pertanian menjadi isu yang sangat krusial di Jateng. Semua itu tak lepas dari kondisi geografis dan mayoritas masyarakat banyak yang menggantungkan dari sektor pertanian. Satu sisi, kondisi lahan pertanian semakin menyempit dengan maraknya pembangunan kawasan perumahan serta perindustrian. “Makanya harus diantisipasi terus. Bagaimanapun sektor pertanian di Jateng harus dijaga mengingat salah satu kawasan penyokong pangan nasional,” tambahnya.

Baca juga:  Genjot Penerimaan PPJ, Pemkot Semarang Gandeng PLN

Pemprov dan pemerintah daerah harus berkomitmen menyukseskan sektor pertanian tersebut. Harus ada kebijakan yang kongkret, agar pertumbuhan kawasan industri dan perumahan tidak mengurangi lahan pertanian. Harus ada pemetaan yang jelas dan merata, mengingat hampir semua daerah memiliki potensi pertanian yang masih cukup signifikan.

“Komitmen pemerintah diuji, bagaimana mereka memetakan dan memeratakannya agar sektor tersebut bisa terus bertahan. Tentunya dengan diimbangi kebijakan anggaran yang mendukungnya,” tegasnya.

Persoalan menyempitnya lahan pertanian memang menjadi hal yang harus diperhatikan. Mengingat penyempitan terus terjadi akibat maraknya pembangunan yang tak terkendali. Untuk itu, harus ada komitmen bersama untuk mengatasi persoalan besar tersebut.

“Pertanian harus diimbangi lahan dan infrastruktur yang memadai, agar sektor tersebut bisa dioptomalkan untuk kemajuan Jateng,” tambah Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah, Yudhi Sancoyo. (fth/ida)

Baca juga:  Enam Kecamatan di Kota Semarang Terancam Tenggelam

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya