alexametrics

Hendi Minta Warga Menyambut dengan Apa Adanya

Artikel Lain

SEMARANG – Setiap datang di permukiman masyarakat, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta supaya tidak disambut dengan seremonial yang bersifat mewah. Pasalnya, Hendi, sapaan akrabnya, mengatakan kedatangannya ke permukiman warga tersebut justru ingin mengetahui kondisi yang sebenarnya.

Hal itu dikatakan oleh Hendi ketika mendatangi Kelurahan Tawangmas Rabu (7/8). Di mana alih-alih ingin menunjukkan wilayah yang bersih dan tertata, ia justru mendorong warga untuk menunjukkan hal – hal yang kurang di wilayahnya.

Ketua DPC PDIP Kota Semarang tersebut kemudian menceritakan bahwa dirinya sempat senang dengan kondisi wilayah setempat, setibanya di Kelurahan Tawangmas. Namun dirinya lantas berbelok arah keluar dari jalur yang disiapkan untuk kedatangannya.  “Waktu lewat pertama, saya senang karena wilayahnya bersih, salurannya lancar, tanamannya ijo royo-royo, cocok sama keinginan saya. Lalu saya belok, diminta lurus, saya maksa belok, masak nggak boleh, lho baru ketemu kondisinya yang nggak karuan,” ujar Hendi saat di depan warga setempat.

Baca juga:  ASN Pemkot Semarang Gotong Royong Kirim Tiga Truk Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Ia pun mengira jika kondisi tersebut diciptakan oleh masyarakat setempat karena hendak menyambut kedatangannya. “Oh ternyata karena saya mau datang jadi disiap-siapkan,” tutur Hendi yang kemudian disambut gelak tawa warga.

Ia pun meminta supaya masyarakat setempat terus membenahi lingkungan yang dinilai kurang pas. Tidak hanya saat pejabat datang saja. “Lingkungan baik itu bukan untuk Pak Hendi, kalau memang kurang baik ya ayo dibenahi, tidak perlu dipersiapkan,” ujarnya.

Dikatakan Hendi, adapun permasalahan lingkungan masyarakat setempat yaitu banyaknya genangan air ketika hujan turun. “Hari ini sub drainase Madukoro – Karangayu – BKB kita kerjakan penambahan kapasitas pompanya dari 2.000 liter/detik jadi 10.000/detik dengan anggaran Rp 36 miliar, tapi masih ada genangan karena saluran di kampung tersumbat. Jadi hari ini sebenarnya saya mau cek,” katanya.

Baca juga:  Semarang Segera Tanam 101 Tabebuya

Menurutnya, jika konsep pembangunan ‘Bergerak Bersama’ hanya dapat berjalan dengan keterbukaan dari semua pihak, Sehingga ia mengharapkan adanya komunikasi yang baik, terbuka, dan sejajar dalam membangun Kota Semarang sekarang.

Insyaallah bersama-sama kita bisa bangun Semarang yang lebih baik dan lebih hebat,” tandasnya yang diiringi riuh tepuk tangan warga Tawangmas yang hadir. (ewb/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya