alexametrics

MAKI Soroti Gazebo PN Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG,ID, SEMARANG- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) kembali membuat gebrakan dengan menempel kertas diberi perekat lem pada gazebo yang ada di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Kertas yang mirip stiker tersebut bertuliskan “bangunan gazebo ini bukan milik negara”. Penempelan kata-kata tersebut sendiri buntut dari proses sidang pemeriksaan saksi perkara dugaan pemberian suap terkait putusan gugatan praperadilan, yang menjerat terdakwa Bupati Jepara nonaktif, Ahmad Marzuki dan hakim PN Semarang nonaktif Lasito, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman, mengatakan, salah satu aset PN yang diduga terkait dengan kasus pidana suap yang menyangkut salah seorang hakim itu ialah gazebo yang digunakan sebagai tempat merokok pengunjung.

Baca juga:  Kota Semarang Buka Opsi Pelonggaran setelah 25 Juli

“Dari fakta persidangan suap tersebut terungkap jika gazebo ini pengadaannya diduga tidak menggunakan dana DIPA,” kata Boyamin, kepada RadarSemarang.ID, Selasa (6/8/2019).

Untuk itu, pihaknya meminta gazebo tersebut dibongkar. Menurutnya, PN sebagai lembaga peradilan maka harus taat aturan. Selain penempelan kertas itu, MAKI juga mengirimkan surat ke pengadilan.

“Harus ada sensitivitas tinggi karena ini lembaga peradilan. Tindakan itu sebagai bentuk kepedulian agar tidak ada kepentingan tertentu di lembaga peradilan ini,”sebutnya.

Menanggapi aksi itu, Ketua PN Semarang Sutaji mengaku terkejut dengan tersebut. Menurutnya, aksi MAKI tersebut tidak berizin.

“Ini sebagai bentuk main hakim sendiri. Pengadilan belum memutus perkara ini,” jelasnya. (jks/ap)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya