alexametrics

Mantan Kanit Sabhara Divonis 18 Bulan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-AKP Budi Handoko putra dari Sukardjan, 45, yang pernah menjabat Kanit Sabhara Polsek Pedurungan, divonis pidana selama 1 tahun 6 bulan (18 bulan) penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Senin (5/8). Setelah dinyatakan terbukti menggunakan narkotika jenis sabu seberat 0,37771 gram.

Dalam pertimbangan putusannya, majelis hakim yang dipimpin Esther Megaria Sitorus menyatakan bahwa sebagaimana hasil tes urine diketahui terdakwa positif mengandung amfetamin. Bahkan, terdakwa juga sedang menjalani perawatan sebagaimana keterangan saksi dokter di persidangan. Artinya, terdakwa terbukti menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri.

“Hal yang memberatkan adalah terdakwa seorang anggota polisi yang seharusnya tidak melakukan tindak pidana. Sedangkan hal meringankan, terdakwa menggunakan narkotika, namun sedang proses penyembuhan, terdakwa juga sedang melakukan pembinaan,” kata hakim.

Baca juga:  Tiga Pasien Diduga Terinfeksi COVID-19

Atas putusan itu, majelis hakim memberikan kesempatan ke penuntut umum dan tim kuasa hukumnya untuk memberikan sikap. Atas vonis itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng, Fitriyah, langsung menyatakan pikir-pikir. Sedangkan terdakwa setelah berkordinasi bersama kuasa hukumnya dengan nada pelan menyatakan menerima.

Vonis tersebut jauh lebih rendah daripada tuntutan JPU Kejati Jateng selama tiga tahun dikurangi masa tahanan. JPU juga menetapkan agar terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 2 ribu.

Perlu diketahui, terdakwa yang tinggal di Asrama Palisi Kabluk RT 3 RW 6, Gayamsari, Kota Semarang itu ditahan di Rutan sejak 20 Maret 2019 lalu. Budi Handoko juga pernah menjabat Kanit SPKT Polrestabes Semarang. (jks/ida)

Baca juga:  Berlenggak-Lenggok di Kota Lama

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya