alexametrics

Gelontor Rp 24,8 M untuk Rehab 30 SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANGDinas Pendidikan Kota Semarang menggelontorkan anggaran sebesar Rp 24,8 miliar untuk perbaikan dan pembangunan 30 SD di Kota Semarang. Perbaikan dan pembangunan gedung dilakukan agar kegiatan belajar dan mengajar bisa berjalan dengan baik.

Kasubbag Perencanaan dan Evaluasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Yudia Setiandradi mengatakan, perbaikan dan pembangunan 30 gedung SD ini menelan anggaran APBD Kota Semarang sebesar Rp24,8 miliar lebih. “Tahun ini ditargetkan perbaikan dan pembangunan gedung baru ini bisa selesai,” katanya.

Perbaikan dan pembangunan 30 SD negeri di Kota Semarang, menurutnya, dilakukan secara merata di 16 Kecamatan. Namun sekolah yang paling banyak dilakukan perbaikan berada di wilayah Kecamatan Mijen, Tembalang, Semarang Selatan, Genuk, dan Gunungpati. Setiap kecamatan masing-masing tiga sekolah.

Baca juga:  Cerita Legenda Gua Kreo Dikemas dengan Animasi

“Kami berusaha untuk pembangunan dan rehabilitasi ini secara merata. Yang paling urgent untuk segera dibangun dan diperbaiki, itu yang dilaksanakan,” ujarnya.

Perbaikan dan pembangunan sekolah pada tahun ini, lanjut Yudia, bentuknya bermacam-macam. Mulai dari pembangunan ruang kelas yang terdampak banjir dan rob, serta peninggian sekolah. Contohnya, SDN Randugarut dan sekolah lain dengan total anggaran yang digelontor sebesar Rp 1 miliar lebih.

“Ada juga pembangunan ruang kelas tambahan. Hal ini dilakukan karena masih ada kelas yang masuk siang, seperti di SDN Tandang 01 Semarang, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 950 juta,” jelasnya.

Sebelumnya, Disdik Kota Semarang juga menggelorkan dana pembangunan dan perbaikan sekolah sebesar Rp 17,2 miliar untuk 20 SMP yang ada di Kota Semarang. Yudia mengaku jika anggaran yang digunakan tersebut, sebelumnya sudah dipetakan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah. “Kita sudah petakan apa saja yang dibutuhkan, dan besaran anggaran yang digunakan,” katanya.

Baca juga:  Tekan Mobilitas Warga, Delapan Ruas Jalan di Semarang Bakal Ditutup 24 Jam

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri menjelaskan, untuk anggaran dari Disdik, selain pembangunan juga digunakan pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) seperti meja dan kursi siswa. Sejumlah proyek pembangunan sekolah sendiri saat ini sudah mulai dikerjakan. Misalnya, di SMP Negeri 1 Semarang, yang Agustus ini mulai pembangunan fisik.

“Untuk SMPN 1 Semarang, pembangunan dilakukan karena gedung lama sudah usang dan rapuh, sehingga membahayakan siswa. Agustus ini mulai dibangun, targetnya November ini selesai,” tambahnya.

Pembangunan gedung di SMP Negeri 1 Semarang, menurut Gunawan berlangsung dua tahap. Menggunakan APBD Pemkot Semarang, total dana yang digunakan Rp 6,4 miliar.

“Pakai APBD. Tahap 1 tahun 2019 Rp 3 miliar, dan tahap 2 tahun 2020 Rp 3,4 miliar,” jelasnya.

Baca juga:  Disdik Kebut Revitasliasi TK

Tak hanya di SMPN 1 Semarang saja, menurut Gunawan, beberapa sekolah di Semarang juga diperbarui maupun diperbaiki. Misalnya, khusus SMPN 34 Semarang yang beberapa ruangan sekolah ditinggikan untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut.  “Anggaran yang digunakan untuk SMPN 34 mencapai Rp 1,1 miliar,”katanya.(den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya