alexametrics

Gaet Millenial, 2020 Ajang Pembuktian

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa meminta semua kader untuk menggaet anak-anak muda atau generasi milenial. Instruksi diberikan sebagai upaya meningkatkan kepercayaan dan menarik simpatisan untuk membesarkan partai berlambang kakbah tersebut.

Selain itu, kader juga diminta untuk melek teknologi yang sekarang tak bisa dihindarkan lagi. “Semua kader harus bisa menarik simpatisan dan kepercayaan generasi milenial. Karena merekalah ke depan yang akan menjadi penentu masa depan demokrasi di Indonesia,” kata Suharso disela kegiatan Musyawarah Wilayah Dewan Pengurus Wilayah (DPW)  PPP Jawa Tengah, di Hotel Semesta kemarin.

Ia menambahkan, generasi milenial harus benar-benar bisa dirangkul dengan baik. Mereka harus diberikan pemahaman berpolitik dan berdemokrasi yang bijak. Sehingga mereka akan bisa lebih faham dan menyikapi kondisi politik lebih dewasa. “Dalam berpolitik beda boleh, tapi tetap harus menjunjung nilai kesatuan dan persatuan NKRI. ini harus ditanamkan kepada generasi muda sejak dini,” tegasnya.

Baca juga:  Travel dan PO Bus Masih Sepi Penumpang

Jawa Tengah diminta untuk terus bisa meningkatkan dan membesarkan suara partainya. Pilkada 2020 akan dijadikan ajang untuk membuktikannya. Terlebih, Jateng memiliki modal besar mengingat Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin merupakan kader PPP. “Era digitalisasi harus bisa dimaksimalkan, kenalkan dan perlihatkan kinerja wakil-wakil rakyat dari PPP. Semua harus mengabdi untuk kepentingan rakyat,” tambahnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah, Masruhan Syamsurie, mengatakan generasi millenial memang menjadi perhatian. Karena merekalah nantinya yang akan memiliki hak pilih dan penerus demokrasi. “Kami optimistis, PPP akan terus berkembang, dengan menguatkan basis dan menggandeng generasi muda,” ucapnya.

Masruhan menambahkan, ideologi sebagai partai Islam menuntut PPP untuk secara nyata dan bertanggung jawab mengaktualisasikan nilai-nilai dan spirit Keislaman dalam berpolitik. Satu sisi, masalah adikalisme dan liberalisme masih akan menjadi tantangan berat bangsa kedepan.

Baca juga:  Tambah 10, Total Ada 17 Pasien Covid-19 di Semarang yang Sembuh

Semua itu menjadi garapan serius PPP dengan ideologi Islam yang rahmatan lil alamin. PPP harus menjadi kekuatan moderat yang bisa merangkul semua kalangan. “Tantangan semakin kompleks, kami akan terus berkomitmen untuk merangkul semua kalangan dan menjaga keutuhan NKRI,” tambahnya. (fth/zal) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya