alexametrics

Bentuk Karakter Mengayomi, Melayani dan Melindungi Sejak Dini

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Regenerasi kepolisian harus dikawal sejak dini mulai dari proses pendidikan hingga pembentukan karakter. Tujuannya adalah untuk menghasilkan perwira kepolisian yang mengayomi, melayani dan melindungi masyarakat.

Pembentukan karakter ini, batalyon siswa dari Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) angkatan 2019 melakukan kegiatan bakti sosial (baksos) di panti asuhan Qosim Al Hadi dan duafa di Dusun Kuripan, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen Sabtu (3/8).

Batalyon SIPSS angkatan 29 bernamakan Adhimukti, Jagatnatha, yang artinya Pemimpin yang berpengetahuan penuh semangat dan energi pembaharuan. Mereka terdiri atas 75 perwira siswa dari 36 program studi ilmu berbeda. Kegiatan baksos juga diikuti oleh jajaran pengasuh batalyon SIPSS dan pejabat utama dari Akademi Kepolisian (Akpol).

Baca juga:  Setiap Kelurahan Minimal Rp 1 Miliar

“Ini baksos rutin. Kegiatannya ada pemeriksaan gigi, gizi, konsultasi psikologi, umum dan pembelajaran Bahasa Arab,” ungkap ketua panitia baksos, Bayu Wicaksono kemarin.

Bantuan yang diberikan berupa ruang makan untuk anak panti asuhan yang diresmikan Risna Achmat Juri, oleh istri Gubernur Akpol, Irjen Pol Achmat Juri. Selain itu, karpet, perlengkapan masjid, perlengkapan panti asuhan serta pemberian sembako.

“Penyaluran bantuan ini salah satu bentuk nyata selaku insan Bhayangkara yang memiliki tanggung jawab melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” katanya.

Bayu Wicaksono menambahkan, bantuan yang diberikan ini untuk menambah semangat belajar anak panti asuhan. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini bisa membaur dengan masyarakat dan citra polisi yang baik.

Baca juga:  Stasiun Tawang Layani Vaksin untuk Penumpang

Risna Achmat Juri menambahkan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa SIPSS. Menurutnya kegiatan ini merupakan pembelajaran awal nantinya mereka terjun ke masyarakat menjalankan tugasnya masing-masing.

“Jadi ini berlatih dulu, bagaimana mereka berhadapan dengan masyarakat. Baksos ini seperti permulaan mereka belajar,” ujarnya.

Ketua Ponpes dan Yayasan Panti Asuhan, Muchafidi, mengakui sangat senang dan terhormat atas bantuan yang diberikan oleh siswa SIPSS. Menurutnya, bantuan ini akan banyak manfaatnya termasuk juga untuk memotivasi para anak-anak yang berada di panti tersebut. “Karena mungkin banyak yang beranggapan Pak Polisi itu medeni. Nah dengan adanya kegiatan ini dapat mengikis anggapan itu,” terangnya. (mha/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya