alexametrics

Pertengahan Agustus, SK dan GBL Ditutup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang—Rencananya penutupan lokalisasi Sunan Kuning (SK) dan Gambilangu (GBL) dilakukan bersamaan pada pertengahan Agustus ini.

“Penutupan tentunya dilakukan secara bersamaan, karena apabila tidak bisa saja yang GBL bisa ke SK atau sebaliknya,” kata Kepala Seksi Tuna Sosial dan Perdagangan Orang Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, Anggie Ardhtia kemarin (2/8)

Anggie menambahkan, mempersiapkan penutupan lokalisasi, pada 6 Agustus nanti akan ada rapat koordinasi dengan mengundang Kementerian Sosial. Selama ini pihaknya terus menggencarkan sosialisasi penutupan kepada penghuni lokalisasi maupun warga sekitar.

“Pada dasarnya masyarakat sudah siap dengan penutupan itu dan pemkot juga sudah menyiapkan bekal (keterampilan),” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anggie juga mengancam akan menindak pelaku yang tetap nekat melakukan kegiatan prostitusi di sana. Bahkan ada juga kabar jika kawasan tersebut nantinya akan diubah menjadi Islamic Center agar perekonomian warganya tetap berjalan.

Baca juga:  Gencar Razia ASN Keluyuran di Mal

“Jadi Penutupan lokalisasi Sunan Kuning bukan semata-mata mematikan rezeki warga di sana. Pembekalan keterampilan dari pemkot serta pengalih fungsian lokalisasi pasca ditutup diharapkan bisa menjadi solusi terbaik bagi warga,” Imbuhnya

Pada 2019, sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat, Indonesia harus dibersihkan dari segala bentuk prostitusi dan Pemkot Semarang sudah mengambil ancang-ancang untuk menghapuskan prostitusi di dua wilayah, yaitu Sunan Kuning dan Gambilangu. Jumlah besaran WPS di lokalisasi Sunan Kuning berjumlah 355 orang. (hid/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya