alexametrics

Pasar Batik Terus Meningkat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pasar produk batik terus berkembang. Pasar batik tak lagi menyasar orang-orang tua. Saat ini, anak muda sudah tak malu pakai batik.

Melihat besarnya peluang pasar produk batik, 50 pelaku usaha ramaikan BatiKraf Vaganza di Mal Paragon. Salah satu pelaku usaha Endah Raunti mengatakan berjualan batik lebih menguntungkan. Pasalnya peminat kain khas Indonesia ini masih eksis. Ia yang mematok harga mulai dari Rp 200 ribu terus menerima orderan.

“Awalnya pasti ragu-ragu, saya baca pasar pembeli saya kemungkinan orang tua yang memang tidak lepas dari kain batik. Tetapi hingga saat ini (generasi) milenial juga sering sekali beli mulai dari kain hingga baju,” jelasnya di pameran BatiKraf, Jumat (2/8).

Baca juga:  Libatkan para Difabel, Pelanggannya Sampai Lombok

Dikatakannya produk yang tidak akan pernah mati ini, sangat mudah disesuaikan untuk mengikuti zaman. Ia yang mengikuti pameran BatiKraf mulai 31 Juli hingga 4 Agustus 2019 ini mengaku sudah mendapatkan sekitar Rp 30 juta. “Sudah 150 lebih yang terjual mulai dari kain sampai outfit. Puncak ramainya Sabtu Minggu ini jadi peluang besar terjual lagi masih ada,”tambahnya.

Sementara itu salah satu panitia BatiKraf Diah Kartika mengatakan BatiKraf Vaganza diikuti pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari berbagai daerah diantaranya Jawa tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta hingga Papua.“Ada 50 stan yang mengikuti. Ada berbagai jenis produk yang dipasarkan. Mulai dari baju, gaun, dan bahan yang semua bernuansa batik, hingga beberapa produk kerajinan. Semuanya masih dari tangan pertama, sehingga harganya masih relatif terjangkau,”jelasnya.

Baca juga:  Batik Warna Netral Lebih Disukai Konsumen, Sisi Mana yang Menarik?

Dari kegiatan pameran tersebut Kadin menargetkan omzet hinggaRp 3 miliar untuk memberikan pacuan para pelaku UKM. Tahun lalu pameran serupa bisa mencatat omzet Rp 2,5 miliar. “Omzet setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Di samping jualan ini juga salah satu kegiatan kami untuk terus melestarikan kain khas Indonesia. Terutama memang corak batik Jawa,” jelasnya. (ria/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya