alexametrics

Upaya SD Srondol Wetan Nguri-uri Bahasa Jawa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Upaya nguri-uri Bahasa Jawa yang dilakukan pihak SD Srondol Wetan 05 Semarang, patut diapresiasi. Dalam memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia (RI), sekolah yang berlokasi di Perumnas Banyumanik, ini menyelenggarakan lomba Bahasa Jawa. Di antaranya lomba menyanyikan tembang macapat, geguritan dan juga pidato berbahasa Jawa (Sesorah).

“Kita ingin menyadarkan kepada anak-anak bahwa kita sebagai orang Jawa harus bangga dan melestarikan atau nguri-uri Bahasa Jawa. Salah satu upaya kita adalah dengan mendorong anak-anak untuk mengikuti lomba Bahasa Jawa ini,” ujar salah Suyatno guru kelas VI SD Srondol Wetan.

Senada dengan apa yang disampaikan Suyatno, juri lain yang juga merupakan guru kelas I, Amelia Febrina Putri, merasa bangga dan salut dengan antusias siswa-siswi yang begitu besar untuk mengikuti lomba Bahasa Jawa.

Baca juga:  Belajar Macapat dengan SAC

“Tercatat ada 14 anak kelas 4, 5 dan 6 yang mengikuti lomba Bahasa Jawa. Dari 14 anak tersebut, kita saring masing-masing kategori lomba Macapat, Geguritan dan Pidato Bahasa Jawa atau Sesorah dua siswa putra dan putri untuk maju ke tingkat Kecamatan,” jelas Lia, sapaan akrabnya.

Setelah melalui tahap seleksi, akhirnya terpilih enam siswa putra putri yang nantinya akan mewakili SD Srondol Wetan maju ke tingkat Kecamatan Banyumanik untuk kategori lomba geguritan, menyanyikan tembang Macapat dan pidato Bahasa Jawa. Jika lolos di tingkat kecamatan, nantinya akan maju ke tingkat Kota Semarang yang rencananya akan diselenggarakan pada 13 Agustus 2019 di kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Baca juga:  Kaligawe Banjir, Arus Lalu Lintas Macet 2 Km

Salah seorang siswa yang berhasil terpilih maju ke tingkat kecamatan, Abdurrohman Shila Kaisan mengungkapkan rasa senang dan bangga bisa mewakili sekolahnya. “Yang terpenting saya berani tampil dulu dan percaya diri di dalam membawakan pidato Bahasa Jawa. Itu saja. Mudah-mudahan nanti saya bisa meraih yang terbaik di tingkat kecamatan dan kalau bisa sampai ke tingkat kota.” harap siswa kelas 5 tersebut. (hid/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya