alexametrics

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Bawa Keranda dan Pocong ke Kantor DPRD Salatiga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Salatiga melakukan aksi demo di depan Kantor DRPD Kota Salatiga Kamis (22/9/2022).

Mereka menyuarakan penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Subsidi. Mahasiswa menggelar aksi teaterikal dengan membawa keranda dan pocong. Mereka juga membawa poster berisi tuntutan tolak kenaikan BBM.

Yel-yel dan orasi lantang terdengar disuarakan pendemo. Mereka ingin bertemu langsung dengan Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit.

PMII membacakan pernyataan sikapnya yakni menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Mereka mendesak pemerintah untuk secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia bahan bakar minyak (mafia BBM).

Baca juga:  Korsleting, Enam Los Ikan Pasar Sayung Terbakar

Selain itu juga mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran. Disisi lain, pemerintah juga diminta membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi. Serta mendesak pemerintah Kota Salatiga untuk turun ke masyarakat memastikan pembagian bantuan tepat sasaran.

Ketua Cabang PMII Kota Salatiga, Muhammad Ichsan Hidayat mengatakan bahwa aksi demo ini merupakan tindak lanjut audiensi dengan DPRD Kota Salatiga.

“Sebelum demo, kita menunggu surat paska audiensi tetapi tidak diberikan dari pihak DPRD, kita juga mengkaji secara normatif dan juga objektif ke masyarakat,” jelasnya kepada wartawan.

Aksi demo ini berakhir denga damai setelah Ketua DPRD Kota Salatiga menandatangani tuntutan tersebut. (sas/bas)

Baca juga:  Tak Ada Atraksi Barongsai, Peribadatan secara Virtual

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya