Sering Muncul Sosok Genderuwo di Jalan Lingkar Salatiga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Jalan Lingkar Salatiga (JLS) tepatnya di perempatan Dukuh merupakan lokasi yang konon dijaga siluman dan genderuwo yang kerap menampakan diri.

Kisah mistis di kawasan tersebut bukanlah isapan jempol. Banyak warga yang melihat dan merasakan langsung kehadirannya. Apalagi perempatan tersebut berada persis bersebelahan dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngemplak. Karuan saja, semakin menambah keangkeran jalur maut tersebut.

Saat malam, penerangan sangat minim. Alur jalan berkelok dan kontur jalan turunan sejauh 200 meter. Banyak yang meyakini ada makhluk astral yang tiba-tiba memperlihatkan wujudnya. “Pernah ada mobil boks tiba-tiba terpontang-panting dan menabrak median jalan. Saat ditanya supirnya mengaku melihat orang memikul jenazah menyeberang,” jelas pemilik bengkel motor di dekat lokasi perempatan maut, Totok kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia di dekat perempatan sejak 2010. Selama itu pula kerap mengalami langsung hal-hal tak lazim. Saat tengah makah, tiba-tiba lampu lalu lintas berubah menjadi hijau sendiri. Padahal sudah diatur untuk menyala kuning

Baca juga:  Kerap Muncul Pocong dan Genderuwo di Kuburan Kuripan Wonosobo

Ia bahkan pernah melihat sosok badan kuda dengan kepala manusia. Makhluk itu selalu menampakkan wujudnya di dekat pohon tinggi di samping jalan dekat perempatan sekitar pukul 01.00 dini hari. “Saya sering meliat sendiri. Sosok itu suka nakal memperlihatkan diri lalu menyeberang seenaknya,” ujarnya.

Pemilik warung makan Yanto juga meyakini hal serupa. Pernah ada pelanggannya bercerita melihat sosok genderuwo berbadan besar dan rambut gondrong diam di tengah jalan di sekitar tikungan sebelum perempatan.

“Padahal saat itu keadaannya hujan, maghrib. Setelah berpaling sebentar, tiba-tiba sosok itu menghilang,” ujarnya sembari mengelap piring di warungnya.

Pegawai toko aksesoris audio, Asep mengakui melihat langsung sosok lain. Ia menjumpai sosok kakek tua Jawa saat sedang lembur. Kejadian dialami saat menjelang Maghrib Minggu (31/7) kemarin. Namun, ia mengatakan makhluk ini tidak mengganggu. Saat bekerja ia merasa ada yang mengawasi dari belakang. Begitu ditengok langsung hilang. “Entah perasaan, entah apa, saya juga kurang yakin. Dia pakai batik, sarung, sama ikat kepala seperti blangkon,” kata pria asal Banyudono, Boyolali. (mg18/mg20/fth)

Baca juga:  Kecelakaan Beruntun, Satu Orang Tewas, Cabai Giling Berserakan di Jalan Lingkar Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya