alexametrics

Diresmikan, Pasar Rejosari Salatiga Diharapkan Bangkitkan Ekonomi Warga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga –  Para pedagang pasar Rejosari Salatiga mulai tersenyum. Setelah vakum selama 13 tahun, akhirnya Wali Kota Yuliyanto dan Wakil Wali Kota Muh Haris meresmikan pasar tersebut.

“Pasar ini harus bisa menjadi sentra perekonomian baru di Salatiga. Membangkitkan  pedagang untuk berjualan kembali dan untuk memenuhi kebutuhan pangan,” kata Wali Kota saat meresmikan Pasar Rejosari Kota Salatiga Selasa (22/3).

Ia menambahkan, Pasar Rejosari atau Pasar Sapi terbakar tahun 2008. Sehingga menjadikan pasar tidak aktif. Ada sekitar 350 pedagang saat itu kehilangan tempat, direlokasi ke Pasar sementara dan ke Pasar Andong.  Pemkot Salatiga mengupayakan berbagai langkah untuk membangun kembali Pasar Rejosari. “Tahun 2012 telah disepakati pembangunan. Alhamdulillah rampung di tahun 2021,” tambah Yuliyanto.

Baca juga:  Pastikan Kondisi 87 Kendaraan Polisi Layak Pakai

Pasar Rejosari akan ditempati 120 pedagang yang telah terdaftar. Pasar memiliki bangunan baru lebih bersih, kokoh, modern dan lebih bagus. Pasar akan menopang perekonomian pedagang dan menjadi rujukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan. “Setelah diresmikan, kios-kios yang ada bisa disewakan kepada pedagang untuk pemulihan ekonomi di Salatiga,” tambahnya.

Salah satu pedagang Dawet di Pasar Rejosari Ngatiyem mengaku senang dan berterima kasih kepada Wali Kota Salatiga dan pemerintah kota Salatiga. Sebab sudah merampungkan pasar dan menjadikan lebih baik dan bersih. “Pasarnya tambah besar, pengunjungnya tambah banyak apalagi saya berada di depan, fasilitasnya lengkap,” akunya.

Selain meresmikan Pasar Rejosari, Wali Kota beserta Wakil Wali Kota Muh Haris, dan jajaran forkopimda juga meresmikan Instalasi Bedah Sentral (IBS), Rumah Duka dan Taman Cerdas Kota Salatiga. Saat di Taman Cerdas Kota Salatiga, Yulianto mengatakan, pembangunan taman cerdas akan memberikan ruang  kepada masyarakat terutama anak muda, siswa siswi pelajar untuk gemar membaca.

Baca juga:  Selesai Operasi Ketupat Candi, 250 Polisi di Swab Antigen

“Tidak membuat taman buat hijau, tapi kita juga membuat ruang baca. Jadi bisa meningkatkan rasa gemar membaca masyarakat untuk  menambah ilmu dan wawasan,” tambahnya. Wali Kota mengingatkan semua harus dijaga dengan baik, dirawat agar terus bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. (sas/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya