alexametrics

FKIK UKSW Edukasi Warga agar Jalani Pola Hidup Sehat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Masyarakat diajak terus untuk menjalani pola hidup sehat dan bersih. Dengan hidup sehat bisa sebagai upaya pencegahan terjadinya non communicable disease atau penyakit tidak menular.

“Warga harus terus diedukasi olahraga rutin dan menghindari gaya hidup mager atau malas gerak. Peningkatan aktivitas fisik mempunyai pengaruh yang baik untuk mencegah penyakit tidak menular,” kata Ns. Nining Puji Astuti dalam pengabdian masyarakat di Dusun Samirono, Getasan Kabupaten Semarang yang dilakukan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

Setidaknya Enam mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Keperawatan didampingi empat dosen turun langsung dalam kegiatan di Kantor Kepala Desa Samirono tersebut.  FKIK juga menggandeng Dukungan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah dan Yayasan Sion.

Mengangkat tema “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku”, kegiatan pengabdian masyarakat kali ini diawali dengan edukasi pola hidup bersih dan sehat terkait peningkatan aktivitas fisik sebagai upaya pencegahan terjadinya non communicable disease atau penyakit tidak menular.

“Kegiatan diikuti 50 ibu-ibu warga Desa Samirono. Diisi dengan penjelasan seputar peningkatan aktivitas fisik untuk meningkatkan kesehatan mental di masa pandemi Covid-19,” tambahnya.

Desa Samirono merupakan salah satu desa binaan FKIK UKSW yang memiliki potensi besar untuk menjadi desa wisata dan juga pusat unggulan UMKM. Pihaknya melihat terdapat angka penyakit DM dan stunting di desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani ini.

“Sehingga perlu untuk terus dipantau supaya kualitas kesehatan masyarakat desa Samirono bisa terus dioptimalkan. Karena itulah kami mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat disini,” terangnya.

Kepala Desa Samirono Slamet Juriono dan juga sekretaris desa Didik Mustofa ikut hadir sekaligus membuka kegiatan. Keduanya menyampaikan rasa terima kasihnya karena UKSW bersedia turut ambil bagian membangun desa ini dan sekaligus berharap kerjasama edukasi dan pengawasan kesehatan masyarakat ini.

“Senang karena bisa di tensi, saya takut kalau di tensi dan di cek darahnya, tapi mbak-mbaknya sabar semua jadi saya senang, alhamdulilah darah saya gulanya normal,” kata Sulimah. (sas/fth)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya