alexametrics

IAIN Salatiga Bantu Dongkrak Kualitas Pendidikan Anak-anak Para Guru Ngaji

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga menyelenggarakan Workshop Pemberdayaan Desa Binaan dengan tema Pemberdayaan Ekonomi dan Peran Guru TPQ dalam Penyiapan Generasi Muda Islam di Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. LP2M IAIN Salayuga juga memberikan bibit ternak kambing 50 ekor.

Acara yang diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada para guru TPQ yang membagikan ilmu agama kepada anak-anak di Desa Waru.
Dr. Irfan Helmy selaku ketua LP2M IAIN Salatiga mengungkapkan bahwa kegiatan workshop merupakan agenda rutin dalam rangka meningkatkan kualitas ekonomi.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak para guru ngaji. Kami memberi kesempatan untuk membantu anak-anak tersebut menempuh pendidikan sampai perguruan tinggi,” jelasnya.

Baca juga:  Tiga Pimwan Tolak UU Cipta Kerja

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Rektor IAIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Salatiga, Prof. Dr. Saerozi, dan Camat Kecamatan Bringin.

Prof. Zakiyuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa animo masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Semarang untuk menguliahkan anak-anaknya di IAIN Salatiga meningkat pesat.

“Desa Binaan ini dapat menjadi langkah konkret bagi IAIN Salatiga dalam upaya mengembangkan masyarakat di Kabupaten Semarang yang selama ini berkontribusi dan memberikan sumbangsih dalam pengembangan IAIN Salatiga,” tambahnya.

Sedangkan Wakil Rektor I IAIN Salatiga, berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan bibit ternak dengan baik. “Saya harap bibit ternak yang diberikan ini dapat dipelihara dengan baik sampai berkembang biak agar upaya IAIN Salatiga dalam memakmurkan masyarakat benar-benar tercapai,” katanya.

Baca juga:  Kontingen IAIN Salatiga Sabet Delapan Medali

Selanjutnya Camat Bringin memberikan imbauan kepada para warga untuk menggunakan bantuan dengan bijaksana. “Warga yang menerima harus temen, kober dan kopen. Kita juga harus menumbuhkan jiwa gotong royong dan komitmen bersama agar bantuan yang diberikan IAIN Salatiga tidak sia-sia.”

Pada kesempatan itu, panitia juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Ketua 1 Budqo LPQ Kabupaten Semarang, Shihabudin dan penyuluh dari Dinas Peternakan Kabupaten Semarang, Wagiyo. Shihabudin menyampaikan materi terkait langkah-langkah pengembangan LPQ, peningkatan mutu dan kompetensi ustad, serta strategi pengajaran untuk bisa mengantarkan anak-anak dalam mengenal dan mencintai Alquran. (sas/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya