alexametrics

Pembangunan Taman Wisata Religi Salatiga Butuh Dana Rp 65 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga –  Salatiga bakal membangun taman wisata religi kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo. Taman dibangun di lahan seluas 3,5 hektare dengan berbagai fasilitas modern. Untuk pembangunan Taman Wisata Religi anggaran yang dibutuhkan Rp 65,75 miliar.

Fasilitas di dalam taman yakni enam tempat ibadah dengan kapasitas masing-masing untuk 100 orang, perpustakaan, ruang pertemuan, penginapan, kantor pengelola, area toko dan kantin, taman bermain, plaza, ruang terbuka hijau, lavatory umum, ruang generator set, pintu gerbang, serta area parkir.

“Masterplan pembangunan Taman Wisata Religi ini telah disusun sejak Tahun 2019. Dilanjutkan dengan penyusunan Detail Engineering Design di Tahun 2020, dan pembangunan tahap I yakni penataan lahan di Tahun 2022,” kata Wali Kota Yuliyanto saat peletakan batu pertama Taman Wisata Religi tersebut.

Baca juga:  Rayakan Idul Adha, Nusantara United FC Salurkan Hewan Kurban di Salatiga

Wali Kota memerintahkan perangkat daerah terkait untuk dapat melaksanakan dengan sungguh-sungguh, bertanggung jawab, dan penuh amanah.

Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh elemen mulai dari pemerintah, akademisi, pengusaha, media, institusi keuangan hingga komunitas untuk turut berpartisipasi mengoptimalkan sinergi enam unsur kekuatan pembangunan yang sering disebut hexa helix.

“Saya yakin, dengan adanya keterlibatan dan sinergi yang erat antar unsur hexa helix tersebut, cita-cita kita bersama untuk menyelesaikan Taman Wisata Religi akan terselenggara secara optimal dan memicu multiplier effect di berbagai aspek,” ujarnya.

Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Salatiga Nurgianto mengatakan, kebutuhan anggaran pembangunan Taman Wisata Religi berkisar Rp 65.75 miliar. Keberadaan taman tersebut akan semakin mewujudkan eksistensi Kota Salatiga sebagai Kota Tertoleran di Indonesia dan menjadi wahana kajian-kajian agama di Indonesia, Asia, bahkan internasional.

Baca juga:  Pengurus Parpol Daerah Tak Harus Daftar ke KPU

Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit menuturkan, pembangunan Taman Wisata Religi ini sebagai perjalanan panjang dari keinginan FKUB yang menjadi kenyataan. Ini bukan sekedar seremonial, karena ingin menciptakan Kota Salatiga benar-benar sebagai Kota Tertoleran se-Indonesia.

Atas nama DPRD dan seluruh masyarakat Kota Salatiga, ia sampaikan apresiasi atas pembangunan ini, biarlah toleransi ini bukan sekedar menjadi bagian dari yang ada di elit saja, tetapi sampai ke warga masyarakat.

“Toleransi bukan hanya sekedar berhubungan dengan agama saja, tetapi semua hal yang berhubungan dengan kemasyarakatan, bagian dari kemanusiaan sehingga Salatiga dinyatakan memiliki IPM tertinggi di Jawa Tengah, yakni 83,11,” tambah Dance. (sas/fth)

Baca juga:  Pembebasan Lahan Tuntas, Exit Tol Patimura Siap Dibangun

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya