alexametrics

Stok Habis, DKK Salatiga Tunda Vaksinasi Kedua

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Ribuan warga tertunda mendapatkan vaksinasi tahap kedua. Pasalnya, pasokan vaksin habis. Pelaksanaannya menunggu kiriman dari pusat.

Juru bicara Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga dr Prasit el Hakim, mengatakan, kebutuhan vaksin tahap II yang dijadwalkan tanggal 7 Oktober sekitar 2.300 dosis. “Tapi vaksin yang ada tidak mencukupi,” tutur Prasit.

Peserta yang belum bisa mendapatkan vaksin adalah warga wilayah Kutowinangun lor, Kutowinangun kidul, Sidorejo Kidul, Gendongan, Kalibening, Tingkir Tengah, Tingkir Lor, Pulutan, Blotongan dan Koni.

Vaksin yang ada di DKK, digunakan untuk dosis kedua di puskesmas yang sebelumnya sudah tertunda.

Kota Salatiga biasanya mendapat alokasi vaksin rutin mingguan. Tetapi sejak aglomerasi dengan beberapa kabupaten/kota, permintaan vaksin dosis II warga Salatiga tidak terpenuhi. “Kita sudah kirim surat ke pusat, Alhamdulillah sudah direspon. Semoga vaksin segera dikirim,” harapnya.

Baca juga:  Proyek Taman Sidomukti Molor

Terpisah, Polres Salatiga terus menggenjot vaksinasi. Kemarin dibuka 1.000 vaksinasi dosis pertama. Antusiasme masyarakat luar biasa.

“Saya langsung pulang dari Solo agar bisa mendapatkan vaksin ini,” tutur Yakub, warga Pungkursari yang ditanya saat tengah antre screening.

Warga rela berjajar panjang dengan tertib agar mendapat suntikan vaksin sinovac tersebut. Hingga pertengahan hari, sudah lebih dari 800 orang yang divaksin. (sas/zal) 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya