alexametrics

Pembangunan Taman Kompak Cerdas Salatiga Baru 10 Persen, Dewan Khawatir Tak Rampung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Dewan mengkhawatirkan pembangunan Taman Kompak Cerdas yang berada di eks Terminal Soka, tak sesuai target.

Pasalnya, hingga kemarin pembangunan masih berjalan 10 persen. Padahal, proyek itu harus selesai 15 Desember mendatang.

“Kita berharap selesai pada waktunya. Tapi sampai sekarang baru 10 persen. Padahal masih banyak yang harus dikerjakan,” tutur Bonar Novi Priatmoko, anggota komisi C DPRD Salatiga di sela sidak proyek.

Ia meminta kepada kontraktor untuk menambah tenaga kerja. Agar progres bisa terjaga dan mengejar jika ada ketertinggalan.

“Saat ini cuaca tidak menentu. Jika hujan, bisa mengganggu pekerjaan, karena ini terbuka,” terangnya sembari menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan taman tersebut.

Baca juga:  Terjunkan Tim, Periksa 1.000 Hewan Ternak

Hal sama diungkapkan anggota dewan lainnya Fathur Rahman. Ia berharap semua selesai sesuai waktu yang ditetapkan.

Komisi C DPRD mendatangi lokasi bersama dengan kepala dinas Lingkungan Hidup Sulistyaningsih.  Anggota komisi C lainnya yakni wakil ketua Listyanto dan sekretaris Fatoni.

Proyek pembangunan Taman Kompak Cerdas dikerjakan oleh CV Mekar Jaya Temanggung. Nilai proyek sebesar Rp 7.451.982. Taman memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi. Di tempat tersebut akan dibuat jogging track, embung dan beberapa tempat ruang publik.

Listyanto sempat meminta pekerja yang tidak memakai helm keselamatan kerja untuk menyingkir. Ia terus mengingatkan pentingnya safety dalam bekerja. Utamanya di bidang konstruksi.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulistyaningsih optimistis pekerjaan akan selesai tepat waktu.

Baca juga:  Rais Aam PBNU KH Miftahul Achyar Dibawa ke RSI Jemursari Surabaya

Jika terlambat, maka pihaknya akan menjatuhkan sanksi sesuai dengan regulasi yang ada. “Kalau terlambat bisa kena denda,” tegasnya.

Anas dari rekanan menyebutkan, setiap hari pihaknya mempekerjakan 40 orang. Ia akan menambah pekerja jika terlambat dari jadwal yang ditentukan. (sas/zal) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya