alexametrics

Warga Siap Bayar Lahan MIN Salatiga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Polemik penjualan lahan Madrasah Ibtidaiyah Negeri
(MIN) Gamol Salatiga berbuntut. Para pemangku kepentingan di wilayah tersebut meminta ahli waris menyatakan jika rencana penjualan lahan itu sudah pasti.

Hal itu diungkapkan ketua Komite MIN Toha kepada wartawan. Menurutnya, Kemenag sudah berusaha menutup keinginan ganti rugi dari keluarga.

“Pada tahun 2016, ahli waris sudah bertemu dengan kemenag. Saat itu minta harga Rp 900 permeter dan sudah disiapkan dana Rp. 800 juta,” jelas Toha.

Namun, ahli waris tampaknya belum sepakat mengenai rencana penjualan dan proses pencairan uangnya. Akhirnya, dana kemenag batal cair dan dikembalikan.

Baca Juga: Ahli Waris Belum Diganti Rugi, MIN Salatiga Dijual

Baca juga:  Hanya 10 Buku yang Dipinjam Selama Pandemi

Pernyataan itu diperkuat ketua RW 06 Kecandran, Mahmud. Menurutnya lahan tukar guling yang dipakai dulu sudah di patok untuk dibagikan kepada ahli waris. Saat terkena proyek JLS, mereka tidak menerima ganti rugi. “Saat itu ada masalah internal di keluarganya,” jelas dia. Ia menyebut sisa lahan tukar guling yang terkena proyek jls hingga kini masih dimanfaatkan oleh ahli waris.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa warga dan para pemangku kebijakan siap jika memang harus membeli lahan tersebut. Hanya saja, ada kepastian seluruh ahli waris menyetujui rencana penjualan ini.

Sebagaimana diketahui, pagar sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Salatiga di Gamol RT 4/RW VI,Kecandran Sidomukti dipasangi tanda dijual. Pemasangan dilakukan oleh warga yang mengaku ahli waris lahan tersebut.

Baca juga:  106 Pelajar ikuti Seleksi Dokcil

Poster bertuliskan dijual cepat tanah seluas kurang lebih 931 meter persegi, tanpa perantara. Selain itu juga ada pengumuman bertuliskan “Perhatian!! tanah ini adalah milik kami secara sah. Selaku ahli waris dari almarhum bapak Sarkowi berdasarkan kutipan buku C No.763 dan SPPT No. 33.73.040.001.023- 0005.0 akan kami pecah waris.”

Sarkowi meninggal dengan lima anak. Yang masih hingga saat ini tinggal satu anak. Sementara waris yang lain merupakan cucu dari almarhum Sarkowi. (sas/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya