alexametrics

Pemkot Salatiga Buka 3.198 Rekening untuk Siswa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Sebanyak 3.198 siswa SD dan SMP negeri maupun swasta menerima Bantuan Sosial Siswa Kurang Mampu (BSSKM) 2021. Total bantuan senilai Rp 1.723.800.000. Anggaran berasal dari APBD Kota Salatiga.

Bantuan untuk 2.249 siswa SD dan 949 siswa SMP ini melalui hasil dari program Gerakan Salatiga Menabung.  Gerakan bagi para pelajar dan ibu muda produktif ini, merupakan salah satu program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Salatiga Tahun 2021. Dalam penyelenggaraannya, TPAKD bekerja sama dengan kepala sekolah, PKK, perangkat daerah maupun perbankan. Baik dalam rangka sosialisasi, edukasi, pendataan, fasilitasi, pembukaan rekening tabungan, penggalangan donasi maupun pemberian bantuan saldo pembukaan rekening tabungan.

Baca juga:  Populerkan Bola Tangan di Salatiga

Wali Kota Salatiga Yuliyanto, menjelaskan, bantuan pembukaan rekening merupakan salah satu upaya untuk menstimulasi pelajar agar menabung di bank. Dalam hal ini, siswa SD mendapatkan uang bantuan senilai Rp 450 ribu dan siswa SMP masing-masing senilai Rp 750 ribu.

“Saya minta agar uang ini digunakan untuk kebutuhan yang mendesak saja. Kalau belum ada kebutuhan yang mendesak, ditabung dulu, syukur-syukur bisa ditambah tabungannya sedikit demi sedikit. Sehingga adik-adik dan keluarga mempunyai uang simpanan yang bisa digunakan pada saat kondisi darurat,” pesan wali kota melalui zoom meeting yang diikuti oleh siswa dari sekolah penerima bantuan se-Kota Salatiga.

Gerakan menabung, lanjut Yuliyanto, mempunyai nilai edukasi dan nilai ekonomi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terlebih, gerakan menabung yang dilakukan sejak dini akan memberikan banyak pelajaran kepada anak-anak. Di antaranya mengajarkan untuk bertanggung jawab, belajar hidup hemat, belajar mengatur keuangan, belajar disiplin, dan yang tidak kalah penting adalah belajar untuk menghargai nilai uang yang mereka dapatkan dari orang tuanya.

Baca juga:  Rawan Kecelakaan, 10 CCTV dan Rambu Pengaman Bakal Dipasang di Jalan Lingkar Salatiga

Gerakan menabung secara masif bagi siswa dan ibu muda produktif tersebut juga mempunyai potensi yang besar untuk menggerakkan ekonomi makro di Kota Salatiga.

Sementara itu, Kepala OJK Regional Jateng dan DIY, Aman Santosa menyebutkan, pemerintah selalu mendorong gerakan masyarakat untuk menabung, karena menabung sebagai simbol individu yang mampu mengelola keuangan, disiplin, peduli akan masa depannya. Namun di masa pandemi ini, diakuinya agak sulit mengejar orang untuk menabung karena kondisi ekonomi yang sedang tidak memungkinkan. (sas/zal) 

 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya