alexametrics

Buka Pelatihan Kepemimpinan, Wali Kota Salatiga: Pelayanan Jangan Bertele-Tele

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Sebagai pelayan masyarakat, ASN harus bisa merespon keluhan masyarakat dengan baik. Tidak memandang latar belakang maupun status. Pelayanan tidak bertele-tele.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Salatiga Yuliyanto di sela membuka pelatihan kepemimpinan pengawas (PKP) angkatan IX. Kegiatan tersebut diikuti 30 pejabat pemkot eselon 4. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Jawa Tengah.

Wali kota yakin para peserta nantinya akan menjadi calon pejabat yang lebih tinggi. Sekarang sudah sebagai pejabat eselon 4, sehingga cara berpikir dan cara melayani tentu lebih baik. Paradigma zaman dulu  pejabat dilayani sekarang  yang melayani.

“Sekarang ini saya pun, sebagai wali kota tugasnya adalah melayani, Pak RT dan warga bisa lapor langsung bahkan melalui WA juga harus dilayani. Karena melayani zaman sekarang adalah memberikan sesuatu kepada masyarakat, teman, dan atasan agar lebih baik dan tidak bertele-tele,” beber wali kota.

Baca juga:  Vaksinasi Salatiga di Atas 91 Persen

Hasil dari proses pelatihan ini diharapkan dapat mencetak leader yang mempunyai pengetahuan, keterampilan, dan perilaku seorang PNS yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan dalam melaksanakan tugas jabatannya.

Kepala BKPSDM Kota Salatiga Muthoin menjelaskan, bagi peserta yang lulus, akan mendapatkan surat tanda tamat pelatihan, yang tidak lulus diberi surat keterangan telah mengikuti PKP. (sas/zal) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya