alexametrics

Pasar Ditutup Sehari, Warga ‘Nyetok’ Kebutuhan Pangan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Sejumlah warga di Kabupaten Semarang memilih membeli bahan kebutuhan pangan lebih banyak dari biasanya. Untuk stok selama beberapa hari ke depan. Padahal pemerintah setempat sudah mengumumkan penutupan semua pasar hanya satu hari, yakni pada Jumat (16/7/2021).

“Ada informasi pasar akan ditutup satu hari. Makanya saya membeli barang kebutuhan pokok seperti telur, mi instan, bumbu dapur dan lainnya lebih banyak dari biasanya. Ini untuk stok hingga hari Minggu besok,” kata Warsiti, 56, warga Tengaran saat ditemui di Pasar Kembangsari.

Sementara seorang pedagang, Sumiyati, 52, menuturkan, dirinya mendukung kebijakan pemerintah menutup pasar selama satu hari untuk menekan penularan korona. Hanya saja, ia berharap pemerintah juga memperhatikan nasib pedagang kecil yang pendapatannya tak menentu. Jika pasar ditutup, tentunya mereka tidak bisa berjualan dan tak ada pendapat.

Baca juga:  Wali Kota Minta Perpendek Birokrasi

“Mungkin, pemerintah bisa memberikan bantuan pedagang kecil. Atau ada solusi lain bagi pedagang,” harapnya.

Sementara itu, pada 16 Juli 2021 nanti semua pasar rakyat (tradisional) di Kabupaten Semarang akan ditutup. Kebijakan tersebut telah disosialisasikan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang.

Penutupan pasar juga dilakukan oleh Pemkot Salatiga. Hanya saja, diberlakukan bergiliran. Setiap pasar akan tutup satu hari dalam seminggu. Penutupan digunakan untuk melakukan penyemprotan disinfektan. (sas/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya