alexametrics

Tutup Pasar Bergantian, Intensifkan Penyemprotan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Dinas Pasar Kota Salatiga mengintensifkan penyemprotan disinfektan ke seluruh pasar tradisional. Selain itu, menerapkan kebijakan penutupan pasar secara bergantian. “Kami tutup secara bergantian agar bisa dilakukan penyemprotan disinfektan. Masing-masing sehari,” jelas Kepala Dinas Pasar Kusumo Aji.

Meski hanya sehari, ia mengaku banyak pedagang yang komplain. Tetapi semua memang harus dilakukan. Ia berharap pedagang memahami tujuan penutupan.

Sementara dalam pemantauan wartawan, penutupan memang dilakukan total. Pasar yang ditetapkan tutup sama sekali tidak ada aktivitas. Namun pasar yang buka justru diserbu pengunjung. Seperti yang terlihat di Pasar Blauran kemarin pagi. “Ya keramaian biasanya hanya pagi. Siang sudah mereda. Biar berbagi rejeki juga, hari sebelumnya kan mereka libur,” tutur Kusumo Aji.

Baca juga:  Mengintip Indahnya Tabebuya yang Bermekaran di Jalan Lingkar Salatiga, Berasa di Negeri Sakura

Ditanya mengenai kemungkinan tutup serentak dua atau tiga hari, Aji mengaku kesulitan. Pasalnya itu berkait dengan hajat hidup masyarakat banyak. “Yang pasti kita terus mengingatkan tentang protokol kesehatan,” imbuhnya.

Penutupan dilakukan sehari untuk masing-masing kelompok pasar. Kelompok pertama yakni di Pasaraya I, Pasar ayam dan ikan, pasar pagi dan eks hasil. Kemudian kelompok dua yakni Pasar Blauran I dan Blauran II. Pasar shoping tutup bersamaan atas dan bawah. Kelompok  lain yakni Pasar Andong, Rejosari, Krenceng, Banyuputih dan Jetis. Sementara Pasaraya II tutup berbeda hari dengan lainnya. (sas/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya