alexametrics

Ajak Penyitas Covid-19 Jadi Agen Sosialisasi Prokes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Gubernur Ganjar Pranowo mengecek kesiapan RSUD Salatiga dan tempat isolasi terpusat di kompleks Wisma Widya Graha LP3S Sinode Salatiga untuk mengantisipasi lonjakan kasus korona yang tinggi di Kota Salatiga.

Ganjar mengingatkan agar tegas dalam penerapan protokol kesehatan. Ia juga mengajak para penyintas Covid-19 untuk ikut menyosialisasikan bahaya Covid-19, terutama varian delta yang sudah terdeteksi di beberapa daerah di Jawa Tengah.”Saya minta, teman-teman ini kalau sudah sehat (penyintas) agar menjadi petugas untuk mengingatkan mereka yang tidak taat prokes,” ujar Ganjar.

Sebelum mengunjungi tempat isolasi terpusat, Ganjar didampingi Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris menyempatkan mampir di RSUD Salatiga. Di rumah sakit tersebut tingkat keterisian ruang isolasi sudah mencapai 91 persen dan ruang ICU penuh. Dinas Kesehatan dan pihak RSUD sudah siap mengkonversi gedung rawat inap VIP yang terdiri atas tiga lantai untuk dijadikan ruang isolasi pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan intensif. Untuk ruang ICU rencana akan ditambah enam kamar.

Baca juga:  Minta DPUPR Pelototi Kualitas Proyek

Tempat isolasi terpusat, selain Wisma Widya Graha LP3S Sinode juga disiapkan tempat di kompleks Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah di Jalan Hasanudin Salatiga.”Salatiga sampai saat ini masih bisa terkendali tetapi tetap saya minta untuk menghitung. Sehingga kalau kasus naik bisa siap-siap untuk antisipasi,” ujarnya.

Termasuk menerjunkan relawan dari para perawat yang disiapkan oleh pemkot. Cara tersebut bisa dipakai untuk dukungan SDM yang sifatnya tidak tetap. “Perawat ini bisa membantu untuk menyelesaikan persoalan yang ada di sini,” katanya.

Ganjar mengatakan dalam pekan ini akan diadakan rapat untuk mengkalkulasi kesiapan di seluruh daerah di Jawa Tengah. Setiap daerah diharapkan bisa menghitung kondisi bed occupancy rate (BOR) dan kemampuan penambahan. Kalkulasi tersebut dilakukan agar bisa menghitung kebutuhan alat kesehatan, sumber daya manusia, sampai bagaimana cara memenuhinya. (sas/zal)

Baca juga:  Pemkot Salatiga Buka 3.198 Rekening untuk Siswa

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya