alexametrics

FEB UKSW Kupas Mindfulness Based Business

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Tiga esensi buku Mindfulness-Based Business (MBB) dan penerapannya dalam dunia bisnis dipaparkan oleh penulis Dr (HC) Sudhamek pada sebuah acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Ketiga esensi tersebut adalah paradigma, inisiatif kunci membangun MBB dan juga metode membangun sumber daya manusia yang dilakukan dengan metode hening.

Sudhamek AWS mengungkap, MBB telah diterapkan di perusahaan yang dipimpinnya selama kurang lebih sembilan belas tahun. Empat inisiatif kunci yang selama ini diterapkannya adalah merumuskan nilai inti perusahaan berbasis spiritualitas, memilih bidang usaha yang sesuai dengan nilai inti, membangun sistem manajemen yang kondusif serta membangun pribadi-pribadi unggul Pancasilais.

Baca juga:  Cegah Sakit, Hewan Peliharaan Perlu Lima Freedom

Perjalanannya yang memiliki latar belakang unik sebagai aktivis, pengusaha dan pejabat negara, semakin memperkaya isi buku ini. Ia memperlihatkan bahwa mindfulness bisa diterapkan di empat dunia yang berbeda: komunitas bisnis, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi keagamaan dan lintas iman, serta pejabat tinggi negara.

Banyak perusahaan global yang sudah mempraktikkan mindfulness. Pribadi unggul salah satunya bisa dibangun lewat metode latihan hening yang sekarang sudah menjadi industri. Latihan hening dalam aktivitas kerja kita sehari-hari ibarat pulang kampung karena ini kearifan lokal.

“Dengan melakukan latihan hening, kita bisa mendapatkan pemikiran yang jernih sehingga bisa melihat sesuatu lebih jelas, bisa menghasilkan ide-ide baru,” papar alumnus FEB UKSW ini. (sas/zal)

Baca juga:  Menparekraf Jadikan Salatiga Pusat Wisata Gastronomi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya