alexametrics

IAIN Salatiga Berpredikat WBK

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menetapkan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga sebagai Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penganugerahan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani itu diselenggarakan secara virtual dan diikuti oleh 763 unit kerja dari seluruh Indonesia.

Rektor IAIN Salatiga Prof  Zakiyuddin Baidhawy mengatakan, capaian itu dihasilkan dari proses panjang yang didukung komitmen dan loyalitas dari semua unsur serta unit yang ada di IAIN Salatiga,

“Kami memulai proyej ini sejak 2018, dan ini adalah kali ketiga IAIN Salatiga mengikuti program Zona Integritas menuju WBBM dari Kemen PAN-RB. Dalam proses panjang itu, partisipasi dari semua civitas akademik IAIN Salatiga sangat penting. Capaian ini tentu tidak dapat diraih jika dikerjakan secara parsial,” ujarnya.

Baca juga:  Muntohin Jadi Penjabat Sekda Salatiga

Menurutnya, hal penting yang harus diperhatikan adalah langkah apa yang harus dilakukan setelah mendapat capaian unit kerja pelayanan berpredikat WBK. Predikat WBK yang diraih adalah langkah baru untuk membangun Zona Integritas dan Reformasi Birokrasi di IAIN Salatiga. “IAIN Salatiga akan terus berproses hingga ke depannya dapat menjadi Perguruan Tinggi teladan yang bisa menjadi contoh bagi satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama serta menjadi center of excellent dan pusat rujukan,” ujarnya.

Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengatakan, Reformasi Birokrasi adalah pilar untuk Indonesia maju.

Pihaknya meminta agar masyarakat mendukung program Reformasi Birokrasi dengan serius untuk menciptakan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Menurutnya, keberhasilan Reformasi Birokrasi ditentukan oleh SDM unggul dan berintegritas yang bisa menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Baca juga:  Mitologi Sela Tiga, Menggugat Cerita Asal Nama Salatiga

“Pegang erat kejujuran sebagai filosofi yang dapat diyakini dan dipraktekan dalam setiap pelaksanaan tugas. Tunjukkan komitmen untuk patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan, tingkatkan kerja sama yang profesional, dan berikan layanan terbaik. Ingatlah untuk mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi/kelompok,” pesannya. (sas/zal) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya