Siapkan 300 Personel Atasi Bencana

169
EVAKUASI: Tim gabungan menggelar simulasi penanggulangan bencana, dalam hal ini saat mengevakuasi korban tertimpa pohon.
EVAKUASI: Tim gabungan menggelar simulasi penanggulangan bencana, dalam hal ini saat mengevakuasi korban tertimpa pohon.

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Lima orang tertimpa tanah longsor dan pohon tumbang. Satu meninggal tertimbun longsor dan lainnya mengalami luka berat.

Kabar bencana itu langsung mendapat reaksi dari tim gabungan. Tim langsung melakukan tugasnya masing-masing dalam mengatasi bencana yang terjadi.

Gambaran itu adalah simulasi yang dilakukan oleh ratusan anggota tim gabungan tanggap bencana. Mereka melakukan simulasi tanggap bencana di lapangan Mapolres Salatiga kemarin.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan simulasi penanggulangan bencana alam dilakukan untuk memastikan anggota ketika bertugas di lapangan benar-benar siap. Secara leading sektor penanganan bencana di bawah komando Satpol PP karena Salatiga belum memiliki BPBD.

Menurut AKBP Gatot, personel yang dilibatkan terdiri dari berbagai unsur baik Polri, TNI, Tagana, PMI, dan juga Satpol PP, seluruhnya berjumlah 300 orang.

Dikatakannya, dari simulasi yang berlangsung dinilai seluruh personel gabungan dapat melaksanakan tugas secara baik, sesuai pokok fungsi masing-masing.
Kapolres Salatiga menyatakan, secara peralatan penanggulangan bencana baik yang dimiliki Polri atau TNI dan Satpol PP kondisinya sangat memadai.

“Kota Salatiga sendiri terdapat 10 titik lokasi rawan bencana terutama longsor. Tersebar di Kecamatan Tingkir, Argomulyo, dan Sidorejo,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, menghadapi bencana alam Polres Salatiga juga telah membentuk satuan tugas khusus untuk mendukung daerah lain, apabila terjadi bencana. (sas/zal)

Tinggalkan Balasan