alexametrics

Curi Truk Berdasarkan Pesanan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Satreskrim Polres Salatiga membekuk lima orang pencuri spesialis truk antar provinsi. Dua orang diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran melawan polisi dan berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

Kelima tersangka adalah Kusnandar, 49, warga Setono, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan; Muhammad Subkhi, 39, warga Simbarwaringin, Lampung Tengah, Bandar Lampung; Abdul Munif, 41, warga Turunan, Gentan, Susukan, Kabupaten Semarang; Edy Arvianto, 35, warga Jalan Urip Sumoharjo LK II, Gunung Sulah,Way Halim, Bandar Lampung dan Jefri Parnigotan Pakpahan, 25, warga Sinarjati Dusun Hajimena, Natar, Bandar Lampung.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono menjelaskan, penangkapan kawanan pencuri spesialis truk ini berawal laporan Muhsinin, 65, warga Wiroyudan Tingkir Tengah, Tingkir, Salatiga yang melaporkan adanya pencurian truk Mitsubishi Canter di halaman rumah Ahyat yang berada di Jalan Raya Tingkir – Suruh pada 1 Desember 2019 sekira pukul 06.00 WIB. Laporan tersebut langsung ditindak lanjuti dengan penyelidikan.

Baca juga:  PKK Kunci Suksesnya Gemarikan

Polisi akhirnya mendapat identitas dan tempat keberadaan para tersangka. Saat itu, mereka sedang menginap disebuah hotel di daerah Kalimangkak, Sidorejo, Salatiga. Lantas, anggota Reskrim melakukan pengintaian. “Selanjutnya, mereka ditangkap saat membeli makanan di sebuah mini market,” jelas Kapolres, Jumat (20/12).

Namun, kata Kapolres, dalam penangkapan tersebut, hanya dua orang tersangka yang berhasil ditangkap. Sedangkan tiga orang lainnya berhasil melarikan diri. Anggota Reskrim langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tiga pelaku di daerah Subang. “Saat hendak ditangkap, mereka melawan dan berusaha kabur sehingga anggota (polisi) terpaksa melakukan tindakan tegas yang terukur dengan melumpuhkan kaki kedua pelaku,” ujarnya.

Selanjutnya, mereka digelandang ke Mapolres Salatiga untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Dalam pemeriksaan terungkap, kawanan pencuri ini telah melakukan pencurian truk di 12 tempat kejadian perkara diantaranya disejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk mencuri truk, mereka menggunakan sarana mobil Toyota Avanza dan kunci T.

Baca juga:  Rutin Razia, Cegah Peredaran Narkoba dalam Rutan Salatiga

Menurut Kapolres, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana. Mereka terancam hukuman tujuh tahun penjara. Sementara itu, tersangka Kusnandar mengaku mencuri truk berdasarkan pesanan. Lantas truk hasil curian dijual ke daerah Semarang. Satu unit truk dihargai antara Rp25 juta – Rp30 juta. (sas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya