Proyek Taman Sidomukti Molor

329
TERANCAM DENDA : Sejumlah pekerja di lokasi proyek RTH Taman Sidomukti yang sebagian besar pavingnya belum terpasang. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERANCAM DENDA : Sejumlah pekerja di lokasi proyek RTH Taman Sidomukti yang sebagian besar pavingnya belum terpasang. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Perkembangan proyek pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) taman Sidomukti senilai Rp 6,4 miliar terlambat. Keterlambatan itu dikarenakan pengiriman paving yang tidak bisa serentak. Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga sudah mengirimkan surat peringatan kepada rekanan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) proyek RTH Taman Sidomukti Roy Anjar menyatakan, surat peringatan kepada rekanan pelaksana PT Chaira Jaya Mandiri dilayangkan pekan lalu lantaran terdapat keterlambatan dalam pelaksanaan proyek.

“Perkembangan pelaksanakan proyek pada pekan lalu tidak sesuai target. Karena itu, kami melayangkan surat peringatan kepada rekanan pelaksana,” katanya saat ditemui di lokasi proyek RTH Taman Sidomukti, Selasa (3/12).

Menurut dia, berdasarkan keterangan dari pihak rekanan, progres pelaksanaan proyek tersebut tidak sesuai target lantaran terkendala pengiriman paving. Sehingga pekerjaan tidak bisa dilaksanakan secara optimal.

Dijelaskan dia, paving yang digunakan ada dua warna. Warna paving merah dan putih. Pengirimannya dilakukan satu warna terlebih dahulu. Padahal pemasangan paving kombinasi dua warna, sehingga tidak bisa dipasang. Dampaknya, pekerjaan tidak sesuai target.

Menurut dia, sesuai kontrak kerja, proyek itu selesai pada 10 Desember 2019. Jika tidak selesai, rekanan bisa mengajukan perpanjangan waktu pelaksanaan pembangunan. “Perpanjangan bisa diberikan selama 10 hari kerja. Namun, kami akan menjatuhkan denda. Dendanya sekitar Rp 6,4 juta per hari,” tegasnya.

Dalam pantauan wartawan, sekitar 30 pekerja tengah mengerjakan aneka pekerjaan di taman tersebut. Sebagian mengerjakan bangunan kantor, mengangkut pasir dan juga ada yang memasang paving. Papan informasi proyek tidak terpasang dan posisinya bersandar di bangunan sebelah proyek. Sejumlah pihak mengaku pesimistis proyek tersebut bisa selesai sesuai waktunya. (sas/ton)