alexametrics

Kebut Pembebasan Lahan Exit Tol

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Pembebasan lahan di kelurahan Bugel untuk exit tol Patimura diyakini lancar. Banyak lahan milik Pemkot di area yang dilintasi. Sedangkan lahan warga yang terkena proyek ini tidak terlalu besar.

Wakil Ketua DPRD Salatiga Latif Nahari menjelaskan, di semester satu tahun 2020 mendatang rencananya dilakukan pembebasan tanah untuk exit tol, sedangkan untuk semester dua dimulai pembangunannya.

“Untuk apraisal sudah dilakukan di tahun anggaran perubahan 2019 ini dan sudah dibentuk tim. Untuk apresial dan pembebasan tanah dananya dari APBD sedangkan untuk pembangunan exit tol dana dari APBN,” ujar Latif saat dikonfirmasi.

Disinggung mengenai dana yang diperlukan untuk pembebasan lahan, Latif mengaku sudah dihitung. Jumlah dana pembebasan diperkirakan mencapai angka belasan miliar. Pembangunan in dan exit tol dilakukan oleh TMJ. Sementara Pemkot hanya menyediakan lahan.

Baca juga:  Sudah Ada 1.203 Bidang Tanah yang Dibebaskan untuk Pembangunan Tol Semarang-Demak

Awalnya rencana exit tol utara akan dibangun hanya untuk masuk saja ke Kota Salatiga dari arah Semarang. Tujuannya, agar banyak yang mampir ke kota ini karena ada jalan tol trans Jawa. Namun dalam perkembangannya, juga ada jalur masuk tol di Jalan Patimura menuju ke arah Semarang saja. Jalur masuk di sekitar kampung Nogosaren, sedangkan jalur keluar di dekat Mina Kencana. Jalan keluar tol, 75 persen milik pemkot dan sisanya lahan pribadi. Sementara untuk jalan masuk tol memang sepenuhnya lahan warga.

Beberapa waktu sebelumnya, Ketua DPRD Salatiga  Dance Ishak Palit bersama wakil ketua Latif Nahari dan Saeful Mashud serta ketua komisi berkunjung ke kantor  Kementrian PUPR di Jakarta  untuk membahas dan berkoordinasi  mengenai kelanjutan rencana pembangunan exit tol itu.

Baca juga:  Sejumlah Proyek Infrastruktur Mendesak Dilakukan Pembebasan Lahan

Dance Ishak Palit menambahkan bahwa keberadaan exit tol utara sangat mempunyai nilai strategis dan nilai plus untuk Kota Salatiga dan sekitarnya. “Dengan adanya exit tol, bisa menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian, Salatiga tidak hanya dilintasi saja.  Karena bisa dengan cepat dan mudah masuk ke Salatiga sehingga kota bisa maju dan ekonomi masyarakat berkembang,” ujarnya. (sas/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya