alexametrics

Mahasantri Harus Menolak Radikalisme

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Ma’had Jamilah IAIN Salatiga mengadakan pengajian akbar bersama Gus Miftah Habiburokhman, Jumat (12/10) malam. Dalam tausyiahnya tentang peran mahasantri sebagai agen perdamaian dalam mempertahankan NKRI, ia menyayangkan peristiwa ditusuknya menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto.

“Seorang pejabat negara saja ada yang berani menusuk, bagaimana keamanan orang-orang seperti saya yang berbicara NKRI dan Pancasila. Ini kan mereka sudah nekad. Kalau kemudian pemahaman-pemahaman ini tidak kita kuatkan, saya ngeri kalau kemudian warga kita terpapar paham-paham radikal,” tandasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, santri diajarkan untuk mencintai bangsa dan negara. Mmakanya salah satu dalil yang dipakai adalah hubulwaton minal iman. Di era seperti hari ini tentu sangat penting, apalagi dengan kondisi bangsa seperti ini. Berawal dari santri ini harus lebih memahami kebangsaan.

Wakil Rektor IAIN Salatiga bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sidqon Maesur mengatakan, IAIN Salatiga merupakan perguruan tinggi Islam yang sangat mendukung dan senantiasa meningkatkan ta’zizul wasatiyah, selalu meneguhkan moderasi Islam. “Peringatan hari santri ini membangkitkan semangat seorang santri untuk cinta negeri, cinta stabilitas negeri ini, cinta kedamaian dan juga mengukuhkan moderasi Islam,” tuturnya. (sas/ton)

Terbaru

Syekh Jumadil Kubro Generasi Pertama Walisongo

RADARSEMARANG.ID - Makam Syekh Maulana Jumadil Kubro ditemukan pada zaman penjajahan Belanda. Makamnya berlokasi di Jalan Arteri Yos Sudarso...

Lainnya

Menarik

Populer

Taman Pierre Tendean Usung Konsep Smart Park

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Taman Pierre Tendean bakal menjadi taman percontohan di Kota Semarang. Mengusung konsep Smart Park dengan sentuhan...