alexametrics

Musnahkan Narkoba dan Kosmetik Tanpa Izin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga memusnahkan barang bukti kasus hukum 30 perkara narkotika dan zat adiktif lainnya yang telah disidangkan dan mempunyai kekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di ruang incenerator RSUD Salatiga pada Selasa (8/10).

Barang bukti yang dimusnahkan berupa sabu seberat 183,185 gram, ganja 73, 278 gram, pil extacy empat butir, tembakau gorila 22,98 gram dan 89 jenis kosmetik tanpa izin edar. Nilai barang bukti yang dimusnahkan ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta. Aneka kosmetik itu diantaranya juga terdapat obat kuat.

Plt Kepala Kejari Salatiga Martha Parulina Berliana menjelaskan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan merupakan akumulasi dari 30 perkara narkotika dan zat adiktif lainnya yang telah diputus Pengadilan Negeri (PN) Salatiga sejak Januari – Oktober 2019. Terbanyak kasus narkotika. “Karena perkaranya sudah incracht (memiliki kekuatan hukum tetap) maka sesuai ketentuan barang buktinya harus dimusnahkan,” terangnya.

Baca juga:  Soal Penanganan Covid-19 di Salatiga, Yuliyanto: Bukan Rumahnya yang Dibongkar, Tapi Tikusnya yang Dikejar

Martha mengimbau kepada warga Salatiga agar mewaspadai peredaran narkotika dan obat-obat terlarang lainnya di lingkungan masing-masing. Jangan sampai terjerat narkotika karena dampaknya sangat merugikan baik bagi diri sendiri maupun lingkungan.  “Kami berharap, ke depan pelanggaran hukum di Salatiga semakin sedikit. Mari kita jadikan salatiga menjadi lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, Pemkot Salatiga siap membantu aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran narkoba. “Kami mendukung penuh aparat penegak hukum dalam memberantas narkotika. Kami berharap di Salatiga tidak ada lagi penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” tandasnya.

Pemusnahan secara simbolis dilakukan anggota forkompinda. Walikota Yuliyanto membawa barang bukti sabu dan melemparkannya kedalam incinerator yang berada di bagian belakang kompleks RSUD. (sas/bas)

Baca juga:  Napi Kedungpane Otaki Peredaran Narkoba Dibantu Adik dan Anaknya

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya