alexametrics

Luluskan Doktor Wanita Termuda

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Pambayun Kinasih Yekti Nastiti menjadi doktor ke-22 yang diluluskan oleh program studi Doktor Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kamis (12/9).

Pambayun meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 setelah berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul Manajemen Modal Kerja: Antara Determinan dan Sustainable Grow dihadapan para penguji.

Disertasi yang disusun dibawah bimbingan Prof. Supramono, SE, MBA, DBA dan Apriani Dorkas Rambu Atahau, SE, M.Com, Ph.D, ini mengangkat tentang efek dan determinan manajemen modal kerja pada perusahaan manufaktur. Tercatat 137 perusahaan manufaktur di berbagai kota seluruh Indonesia menjadi lokasi penelitian Pambayun yang meraih gelar masternya dari Magister Manajemen FEB UGM dan Magister Akuntansi FEB UKSW ini.

Baca juga:  Rapid Test Reaktif Bukan Berarti Positif

“Pemilihan topik tersebut beranjak dari fenomena bahwa pada umumnya perusahaan manufaktur, termasuk di Indonesia memiliki proporsi modal kerja relatif besar mencapai lebih dari separuh total asetnya, yaitu tercatat sebesar 52,62 persen selama periode 2010-2017. Tingginya proporsi investasi modal kerja tersebut berimplikasi pada pentingnya manajemen modal kerja bagi keberlangsungan perusahaan manufaktur mengingat peran perusahaan manufaktur di indonesia selama ini sebagai  tulang punggung perekonomian yang memberikan kontribusi terbesar terhadap GDP dan ekspor Indonesia,” tutur ibu dua orang anak tersebut.

Lebih lanjut disampaikan Pambayun yang aktif menjadi pengajar di FEB UKSW ini bahwa manajemen modal kerja perusahaan memiliki efek positif terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan memanfaatkan asetnya.

Imbasnya, perusahaan memiliki kemampuan untuk bertumbuh secara berkelanjutan (sustainable grow). Adapun efek determinan manajemen modal kerja yakni pertumbuhan penjualan dan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga:  Adopsi Kartu Tani, Raih Doktor

Selama studi, Pambayun berhasil mempublikasikan dua artikel di jurnal internasional bereputasi dan dua jurnal lainnnya sedang dalam proses review. Selain itu perempuan kelahiran Salatiga, 12 November ini juga berhasil melakukan join publikasi buku Keuangan Berbasis Perilaku bersama pengajar FEB UKSW. Dalam waktu yang bersamaan, Pambayun juga mengambil program magister Akuntansi FEB UKSW.

“Pencapaian ini tak lain berkat dukungan penuh dari orang-tua, suami dan putra-putri tercinta serta para pengajar di lingkungan prodi Doktor Manajemen UKSW. Semoga hasil ini dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu manajemen keuangan yang saya tekuni selama ini,” imbuhnya. (sas/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya