alexametrics

Jadikan Donor Darah sebagai Gaya Hidup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga sedang menggiatkan semangat bagi para pemuda untuk mau mengikuti kegiatan donor darah. Hal ini dilakukan agar para pemuda semakin akrab dan mengerti manfaat mengenai donor darah. Selain itu juga bisa menjadi lifestyle baru.

Hal itu dipaparkan ketua PMI Kota Salatiga Muh Haris saat bertemu Radar Semarang kemarin siang. “Kita sedang menggaungkan tagline ‘Yang Muda Yang Berdonor’. Mulai memperkenalkan donor darah kepada remaja yang sudah berusia diatas 17 tahun,” terang Haris diruang kerjanya.

Menurut dia, donor darah tidak memiliki efek samping negatif justru mensehatkan. Ini merupakan salah satu bentuk dari sifat berbagi kepada sesama dan pendonor tidak mengeluarkan apapun.

Baca juga:  Siswa Terdeteksi Hipertensi

Apabila itu terlaksana, maka dimana – mana tidak akan ada lagi kesulitan warga yang membutuhkan pasokan darah. Namun untuk menjadikan donor darah sebagai salah satu bentuk lifestyle dikalangan pemuda, dibutuhkan kerja keras semua pihak untuk mendorongnya. Ia meyakini gagasan itu akan segera terealisasi dengan dukungan terhadap PMI yang mulai muncul di masyarakat.

Sementara itu, PMI saat ini tengah melakukan kegiatan bersama 35 pembina palang merah remaja (PMR) se kota Salatiga mulai tingkat Mula, Madya dan Wira. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk untuk memperkenalkan PMR kepada para siswa. “Kalau pramuka merupakan kegiatan wajig, sementara PMR merupakan ekstra kurikuler alternatif. Harapannya memang banyak yang meminatinya,” imbuh Haris.
Kedepan, PMI masih berharap bisa segera memiliki kantor mandiri. Saat ini, PMI masih menggunakan bangunan SD yang ada di jalan Osamaliki, tepatnya depan RSUD Salatiga. (sas/bas)

Baca juga:  Kucing Juga Bisa Donor Darah, Begini Prosedurnya

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya